From our Blog
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri Semen. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri Semen. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Sabtu, 21 Juni 2014
Ruang Exterior - FINISHING BANGUNAN
FINISHING BANGUNAN :
Merupakan suatu cara / tehnik yang di gunakan untuk memberikan suatu sentuhan akhir/finishing dalam suatu bangunan, yang di aplikasikan untuk semua element bangunan. Dari finishing inilah tampilan fisik suatu bangunan akan terlihat lebih menarik dan indah.
Jenis Material Finishing Bangunan :
1. Material alami
Merupakan material yang berasal dari alam dan dapat langsung di gunakan sebagai material finishing bangunan. Material dari alam ini terkadang telah di otong dengan ukuran yang standar untuk memudahkan dalam meng aplikasikannya.Contoh : -batu alam
2. material Proses
Yaitu material yang di buat dari bahan alami tetapi telah melalui proses untuk siap di gunakannya.
Contoh : -kayu lapis/multiplek
-Batu bata
3. Material sintesis
Merupakan material yang terbuat dari bahan-bahan sintesis/kiimia yang tidak ada di alam kemudian di olah untuk dapat di aplikasikan menjadi bahan bangunan.
Contoh : -kaca
PENGOLAHAN MATERIAL FINISHING BANGUNAN
Sebuah bangunan memerlukan sebuah finishing baik untuk bagian interior dan eksteriornya.
Dengan finishing ini sebuah interior dan eksterior akan tampil menjadi lebih mengikat dan indah serta fngsional maka dalam mengaplikasikan finishing material bangunan perancang harus memiliki kepekeen dalm memilih material yang akan di gunakan. Diantaranya harus mempertimbangkan mengenai ukuran,tekstur,warna yang dimiliiki oleh suatu material finishing bangunan.berikut ini beberapa pertimbangan yang harus di perhatikan dalam memilih material bangunan :
a. Fungsi dan jenis bangunan
b. Penggunaan untuk interior dan eksterior
c. Konsep dan gaya bangunan
d. Ukuran dari sebuah bangunan
e. Biaya dalam membangun
f. Perawatan material finishing
Bahan Finishing (Materi: Bahan Bangunan)
1. Finishing adalah suatu proses penyelesaian atau penyempurnaan akhir dari suatu bangunan. Pada umumnya finishing dilakukan dengan melapisi material dengan cat, politur, pelindung air, atau bahan lain. Fungsi finishing: Memberi perlindungan pada material Menambah nilai estetik dari suatu bangunan Menunjukkan suatu komunikasi FINISHING
2. Bahan Finishing Interior Eksterior NatWallpaperCat
3. CAT
4. Berdasarkan pengencernya, cat dinding dibagi menjadi dua jenis,
yaitu :
1. water based (berbahan dasar air) disebut juga cat emulsi, lebih cepat kering dibandingkan dengan cat yang berbahan dasar minyak. digunakan pada dinding biasa
2. solvent based (berbahan dasar minyak). Cat ini memiliki sifat yang licin dan mengkilap (gloss) pengaplikasiannya digunakan untuk area yang mudah kotor, misalnya dapur. Kamar mandi juga kadang menggunakan cat berbahan dasar minyak karena sifatnya yang menolak air CAT DINDING
5. 1. PLESTERAN
Bahan : semen, pasir, air Warna : abu-abu Aplikasi : dinding dan lantai Fungsi : penutup pasangan bata Contoh : MU Harga : Rp 8.500,-/ kg 2. ACIAN Bahan : semen dan air Warna : banyak pilihan Fungsi :memperhalus plesteran Aplikasi :Permukaan Eksterior dan Interior Contoh : MU Harga : Rp 8.500,-/ kg 3. PLAMIR Jenis : - Tradisional (perbandingan semen putih : lem putih : air = 1:3:2) - Pabrik (sudah dicampur dari pabrik) Warna : putih Sifat : daya rekat kuat, kurang padat daripada dempul, tahan lembab Fungsi : meratakan tembok serta menutupi pori-pori tembok Aplikasi : pada dinding dan kayu Contoh : Merfill (Rp 10.600,- /kg) Altex
6. Ada 2 jenis: gloss(solvent) dan doff(water) Warna : bervariasi Aplikasi : pengecatan dinding interior Cara aplikasi : kuas, roll, spray kelebihan : - daya lekat kuat - mudah dibersihkan - tahan terhadap pertumbuhan jamur - tidak mengapur - mencegah rembesan air ke dalam dinding - elastis dan fleksibel hingga dapat menutupi retak rambut Harga : eco emulsion Rp /5 kg dรฉcor lotus Rp /2,5 lt Cat interior
7. Ada 2 jenis gloss(solvent) dan doff(water) Aplikasi : pengecatan dinding eksterior Cara aplikasi : kuas, roll, spray Keunggulan : - daya lekat kuat - mudah dibersihkan - tahan terhadap pengaruh cuaca - tahan terhadap pertumbuhan jamur - tahan terhadap pengaruh sinar UV - tidak mengapur - mencegah rembesan air ke dalam dinding - tidak menyerap debu - elastis dan fleksibel hingga dapat menutupi retak rambut Harga : dรฉcor shield Rp /2,5 lt Cat Eksterior
8. 1. Persiapan untuk tembok baru, tunggu hingga benar-benar kering. Paling tidak 28 hari 2. Laburkan zat antialkali, terutama untuk tembok baru. Jika tembok itu sudah lama, pakailah wallsealer. Tunggu zat pelapis ini benar-benar kering. Selang waktu pengeringan beragam, antara dua jam sampai satu hari. 3. Aduk cat hingga rata dan sempurna. Sapukan ke dinding. Lakukan dua kali pengecetan. Pertama sebagai dasar, dan kedua untuk menutupi pori-pori dinding yang masih terbuka sekaligus meratakannya. 4. Sebaiknya memakai roll set berbulu halus dan pendek bukan rol dari bahan sponge. Cara Mengecat Dinding
9. Ada 2 jenis finishing kayu: 1. Open pore (tidak menggunakan wood filler, sehingga seratnya terlihat) 2. Closed pore( menggunaka wood filler, seratnya tertutup, mulus) Cat Kayu
10. Wood filler adalah lapisan awal dari finishing kayu Fungsi : Menutup pori pori kayu Kelemahan :Khusus untuk interior Tidak dapat diaplikasikan pada eksterior. Cara pengaplikasian: Amplas kayu searah serat, Oles wood filler menggunakan scrub kape, atau kuas dan biarkan kering Harga : IMPRA wood filler Rp /kg Wood Filler
11. Tahap selanjutnya dalam finishing kayu, memberi pewarnaan paling mendasar pada kayu Fungsi : Memberi lapisan warna Cara pengaplikasian 1. Amplas kayu yang sudah diberi wood filler hingga hanya tersisa di porinya 2. Oleskan wood stain dengan kuas 3. Lap dengan kain Harga :IMPRA wood stain: Rp /kg Wood stain
12. Sanding sealer merupakan pemberian warna dasar ( base coating ) pada kayu Fungsi Memberikan warna dasar pada kayu Cara pengaplikasian 1. Kuaskan sanding sealer pada permukaan kayu, 2. Amplas ambang, 3. Oleskan sekali lagi Harga : IMPRA sanding sealer: Rp /kg Sanding sealer
13. Ada tiga jenis top coat pada kayu 1. NC( nitrocellulose) kelebihan: kekurangan: non toxic pori pori masih terlihat Bebas formaldehid tidak kuat Lebih cepat kering tidak tahan kimia Praktis 1 komponen 2. Melamin kelebihan: kekurangan: tahan gores bau pedas( formaldehid) tahan kimia tidak praktis 2 komponen lebih tebal sulit untuk di renovasi murah 3. PU ( polyurethane) kelebihan: kekurangan: lapisan lebih jernih thiner(pelarut) khusus bebas formaldehide paling mahal tidak mudah tergores tidak praktis 3 komponen Final coating kayu
14. Cat Besi Fungsinya: agar besi tidak berkarat dan terhindar dari korosi Keunggulan : -lebih cepat kering -lebih halus -daya tutup sempurna -biaya cat murah -dapat di encerkan dengan Thinner, bensin atau minyak tanah -tersedia pilihan warna yang menarik Pengencer : thinner Cara aplikasi : kuas, roll, atau airles spray Harga ; synthetic 2000 Rp/kg primtop Rp /kg
cat› Bersihkan › Antikarat ›15. CARA
16. • Fungsi : Selain melindungi dan memperindah atap, cat ini juga berfungsi untuk mencegah bocor dan rembes pada genteng. • Syarat pengecatan : -Genteng harus bersih -Tidak ada cacat -Harus benar-benar kering. • Tahap aplikasi : Sebelum pengecatan, genteng yang akan dicat harus sudah bersih dari lumut maupun kotoran lain. Baru kemudian larutan cat dapat di tuaskan atau di semprotkan. Cat Genteng
17. Warna : bervariasi Sifat : Mengkilap, tahan cuaca, lebih kental, lebih elastis Aplikasi : untuk genteng atau atap asbes Cara aplikasi : kuas atau semprot/spray Keunggulan : - warna indah dan cemerlang - tahan sinar matahari dan hujan - tidak berubah warna - tidak mengelupas - mencegah pertumbuhan lumut - ekonomis dan efisien Contoh: Envitex roof paint (Rp.,- / kg) Bitaroof ( Rp ,-/ 4 kg) Tamitex (Rp. ,-/ 4kg) Neptune (Rp.,-/4kg) KARAKTERISTIK CAT GENTENG
18. Untuk finishing plafond dapat dilakukan oleh dua cara, yaitu: 1. Cat ( cat tembok interior ) 2. Wallpaper Cat Plafond
Kekurangan : mahal› Keunggulan : tidak perlu nat › Harga : Rp 200.000,- /2,5 liter › Contoh : Multi-Pox (multy purpose epoxy enamel) › Cara aplikasi : dengan spray? › Aplikasi : lantai laboratorium › Sifat : mengkilat, halus › Warna : banyak pilihan warna ›19. Cat Lantai
20. CAT DIATAS KERAMIK
21. Cat Lapangan Bahan : bahan dispersi polymer,filler, dan pigmen dalam air Warna : beragam Penerapan : tennis, basket, bulu tangkis Kering menyeluruh : 2jam Siap pake main : 48jam Pengencer : air bersih Keunggulan : - anti slip - cepat kering - daya lekat kuat - warna indah dan tahan lama - anti jamur - tahan UV Contoh : Nippon Paint (Rp. ,-/ 5 kg) Bitafloor (Rp., / 5kg)
22. Cat Batu Alam • Dibagi menjadi dua yaitu clear coating dan invisible water repellent. • Manfaat pengcoatingan: Tahan terhadap cuaca. Tahan terhadap jamur dan lumut. Lebih terlihat alami atau mengkilat. • untuk batu candi ada pelapis khusus. Contoh : Propan Stone care (Rp ,-/litter) Propan aqua stone care (Rp ,-/litter) AM 151 (glossy) (Rp.,- / 2.5 liter) AM 152 (natural) (Rp. ,- / 2.5 liter) Sicosol Invisible Water Revelent
23. Coating antipanas
24. Permasalahan Cat 1. CAT MENGELUPAS 2. PERMUKAAN TAMPAK BASAH/DINDING NGOMPOL 3. CAT MENGGELEMBUNG 4. TUMBUH JAMUR 5. PENGAPURAN 6. RETAK – RETAK
25. Wallpaper Wallcover/wallpaper
memiliki beragam motif dan warna, dengan beragam motif dan warna, dengan tingkat kepraktisan pemasangan dan perawatan yang mudah. Sebelum teknologi cat berkembang, wallcover menjadi alternatif utama elemen dekorasi dinding ruangan. Material pelapis dinding yang mirip lembaran kertas ini memiliki tingkat konsistensi warna dan motif yang stabil. •Kelebihan Wallcover adalah motif dan jenisnya yang makin beragam serta dalam pengerjaanya tidak akan mengotori lingkungan sekitar. Selain itu wallcover juga tidak mudah pudar atau kusam, usianyapun ada yang mencapai puluhan tahun. •Kelemahan Wallcover adalah jika aplikasi keliru membuat wallcover mudah terkelupas, sobek, menggelembung, lembab, atau berjamur.
Bahan dasar wallpaper (bagian belakang): 1. Paper 2. Vynil 3. Fabrique Back Macam-macam wallpaper› Bahan dasar wallcover (bagian depan): 1. Paper 2. Vynil 3. Non Woven ›26.
27. 1. Paper Bahan : serbuk kertas press Ukuran : 53 cm x 10m/roll Warna, motif : sesuai desain Sifat : tidak tahan air,mudah sobek Harga :Rp.700.000 - Rp3,5juta/roll Keunggulan : Harga relatif murah dan terbuat dari kertas biasa. 2. Vynil Bahan : PVC Ukuran : 53 cm x 10m/roll Warna : sesuai desain Sifat : lentur, lebih awet, tidak mudah rusak, tahan bahan kimia, tahan air Harga : Rp 43.000,- sampai Rp 1,2juta/roll Keunggulan :Harganya lebih mahal dari paper, terbuat dari serbuk paper dan menempel ke dinding lebih bagus 3. Fabriqueback Bahan : kapas Ukuran : 53cm x 10m/roll Warna : sesuai desain Sifat : seperti kain tenun Harga : Rp.650.000-Rp.1.000.000/ roll Keunggulan : Harga relatif mahal, tidak dapat disobek, anti jamur, dan anti bakteri.
28. 1. Siapkan peralatan yang diperlukan : alas plastic, tangga, cutter, pensil, penggaris,dan meteran, benang dengan pemberat, lem wallpaper, bak untuk adukan lem (2 buah), spons, kuas lem, roller, amplas, dan kape untuk meratakan dinding. 2. Setelah dinding atau permukaan siap, campur lem dengan air. Buat dalam 2 bak terpisah : lem untuk bagian sambungan dan lem untuk keseluruhan. Lem bagian sambungan lebih kental sehingga daya rekatnya lebih tinggi. 3. Ukur panjang lebar bidang yang akan dilapisi wallpaper. Sesssuaikan lebar binag dengan lebar wallpaper. Lebihkan kira-kira 1 - 1,5 cm untuk bagian sambungan. 4. Potong panjang wallpaper menjadi panel=panel sesuai dengan kebutuhan. Lihat petunjuk pemasanab pada keratas keterangan di setiap kemasan yang menjelaskan cara menyereasikan motif antarpanel/potongan wallpaper. 5. Tandai (marking) posisi wallpaper dengan pensil. Gunakan alat bantu berupa benang dengan alat pemberat agar lurus dan rapi. Cara pemasangan wallpaper / wallcover
29. Pengisian Nat Bahan : silicate dan bahan-bahan kimia lain Sifat : lentur,fleksibel Warna : banyak pilihan Penerapan : perekat keramik,granit,marmer, pada dinding dan lantai Adukan : 1kg pengisi nat : 400 cc air bersih Daya sebar : 6-8 m2/kg (ubin ukuran 30cm,lebar nat 3mm) Keunggulan : - banyak pilihan warna - warna tidak pudar - tidak retak - mudah dibersihkan - tahan lumut dan jamur Contoh : Lemkra (Rp./ kg) am 53 MU (Rp.,- sampai Rp.,-/kg)
Jenis-jenis, bahan, dan finishing partisi pada bangunan
1. Finishing Dinding
1. Tali Air atau Sulur-sulur
Model tekstur yang paling banyak digunakan adalah jenis tali air atau sulur-sulur.’Tali air adalah sebuah teknik membuat tekstur pada permukaan dinding bangunan. Tekstur ini hanya berupa cekungan atau tambahan plesteran yang membentuk garis lurus. Jenis ini terbuat dari bahan adukan dengan komposisi lebih banyak semen dan sedikit pasir.
Sebelum membuat tali air, pastikan pasangan tembok yang sudah diplester dalam keadaan kering. Siapkan peralatan yang dibutuhkan seperti kayu dan garpu untuk mencetak
. Untuk tali air dengan ukuran yang kecil (kira-kira l cm), dapat menggunakan alat bantu garpu yang memang dikhususkan untuk membuat tali air, atau garpu untuk menggaruk tanah. Untuk ukuran yang besar (2cm-5cm) digunakan alat sebagai patokan lurus, semacam penggaris dalam ukuran yang besar. Tarik benang dan ukur menggunakan selang timbang sebagai panduan untuk menjaga agar tali air tetap lurus dan tidak melengkung. Selama ini hanya dikenal tali air yang membentang secara horizontal. Namun tali air ini juga bisa dibuat dengan posisi vertical.
1. Relief
Dinding dapat juga dijadikan media untuk membuat karya seni dengan menggunakan model tekstur relief. Bentuk gambar yang terdapat pada relief dapat merupakan sebuah illustrasi, penanda, lambang, atau tidak berarti sama sekali, berupa hiasan dengan bentuk hewan ataupun tumbuhan. Teknik pembuatannya adalah dengan menggambar dan membentuk pada adukan plesteran yang sudah ditempelkan pada pasangan dinding tembok. Setelah itu dilakukan penghalusan dengan menggunakan acian. Teknik lainnya adalah dengan membuat ukiran pada bahan batu alam yang keras, seperti batu candi dan batu palimanan. Kemudian batu ini ditempelkan sebagai bahan pelapis dinding.
C. Kamprot
Kamprot merupakan teknik melapisi pasangan dinding bata atau pasangan dinding tembok lainnya dengan adukan plesteran yang kasar. Teknik pembuatannya dengan cara melemparkan adukan plesteran melalui kawat ayakan pasir yang dibentangkan di depan dinding yang akan dikamprot. Plesteran dibiarkan mengering tanpa diratakan terlebih dahulu. Hasilnya, dinding yang dikamprot akan mempunyai tekstur yang kasar. Selanjutnya permukaan dinding ini diproses finishing menggunakan cat tembok.
D. Permukaan Maju dan Mundur
Model penyusunan bata merah ekspos juga dapat membuat tekstur yang unik pada dinding. Caranya, pasanglah batu bata dengan posisi yang seharusnya, rebah dan memanjang. Kemudian setiap lima buah bata, selingi dengan pasangan berposisi rebadan melebar, lalu teruskan dengan posis rebah dan memanjang kembali. Dengan demikian akan terbentuk pasangan dinding bata merah ekspos yang menjorok keluar pada beberapa bagian permukaannya. Dinding pun berkesan maju dan mundur.
Bata merah ekspos digunakan agar tidak memerlukan plester dan acian untuk finishing-nya.
E. Finishing Acian
- Finishing Acian Menggunakan Kuas
Setelah diberi plester adukan semen dan pasir, proses pelapisan dinding dapat dilanjutkan dengan teknik acian menggunakan kuas. Sapuan kuas pada acian dinding akan menimbulkan tekstur berupa jejak yang cukup menarik. Dianjurkan untuk menggunakan jenis semen instan agar diperoleh hasil yang lebih baik, lebih rata, dan lebih rapi.
- Finishing Acian Menggunakan Rol
Proses ini hampir sama dengan teknik kuas. perbedaannya hanya pada penggunaan alat. Acian yang digunakan harus bersifat lebih cair agar dapat dioleskan menggunakan rol. Teknik ini akan menghasilkan dinding dengan permukaan yang lebih rata tapi memiliki tekstur.
F. Bentuk Custom-Made
Banyak hal lain yang juga dapat diterapkan pada proses pembuatan dinding, seperti membentuk tekstur dengan menggunakan kape dan plamir tembok. Beberapa contohnya, antara lain:
• Bentuk Cacing (curve), didapat dari plamir tembok yang dibuat agak melengkung, pendek, dan menyebar secara merata pada dinding. Tampilannya seakan-akan terdapat ratusan cacing pada permukaan dinding.
• Bentuk Gelombang/Bentuk Sisik. diperoleh dari sapuan kape atau kuas dengan bentuk 1/2 lingkaran yang dipasang berbaris seperti sisik ikan.
G. Dinding Alumunium Composie Panel
Saat ini sudah menjadi solusi untuk finishing bagian facade (Kulit Luar) bangunan
bisa di sebut juga (Casing) bangunan, selain itu juga bisa dikombinasikan seperti
Kusen Aluminium, Kaca, dan Stainless Steel yang memberi kesan modern dan elegan.
sehingga telah dipercaya mempercantik gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, Showroom, Pabrik, Ruko, rumah tinggal dan fasilitas umum lainnya seperti rumah sakit, tempat ibadah, dan pom bensin (SPBU).
Keunggulan Aluminium Composite Panel :
– Beratnya lebih ringan tetapi dengan kekuatan yang lebih tinggi
– Mudah dibentuk di model sesuai keinginan
– Kemudahan dan cepat untuk pemasangan
– Tahan karat
– Mudah untuk prawatan
H. Batu alam
Penggunaan batu alam menghasilkan tampilan yang estetis. Biasanya diaplikasikan pada dinding outdoor seperti untuk aksen pada dinding fasad depan di Teras atau bisa juga pada dinding Taman dan area Kolam. Meskipun demikian, bisa juga dijadikan lapisan untuk dinding dalam rumah. Aplikasinya bisa saja hanya pada bidang tertentu saja, bukan di seluruh dindingnya. Misalnya sebagian dinding ruang-ruang seperti Kamar Tidur, Dapur, Ruang Keluarga, Ruang Makan, bisa juga diaplikasikan sebagian dengan lapisan batu alam dan lain-lain. Terpenting dalam memasukkan unsur batu alam sebagai aksen, sesuaikan dengan arsitektur bangunan dan jenis material yang dipilih.
1. Keramik
Umumnya keramik digunakan untuk melapisi lantai. Namun kali ini kami perkenalkan juga pemakaian keramik untuk dinding. Untuk area yang sering terkena air seperti Dapur dan Kamar Mandi, sudah umum kita temui penggunakan keramik untuk melapisi dinding.
Penempatan keramik pada lantai Teras, umumnya memakai keramik yang dipadankan dengan lantainya. Kita bisa memanfaatkan keramik yang khusus untuk dinding atau menggunakan keramik lantai. Keramik lantai bisa kita pakai pada dinding, namun sebaliknya keramik dinding tidak bisa dipakai pada lantai. Keramik dinding eksterior secara fisik hampir tidak bisa dibedakan. Di sini diperlukan kreativitas kita dalam memilih keramiknya, dari warna, motif dan tekstur. Bisa juga berupa gambar-gambar, kaligrafi, abstrak dan lain-lain.
1. Cat
Finishing yang paling umum dan paling sederhana kita lakukan adalah mengecat dinding menjadi berwarna, sesuai dengan selera kita. Selain selera, strategi mengecat juga bersifat fungsional, seperti untuk memberi suasana tertentu pada interior, membuat rumah terlihat luas, terasa lebih tinggi, lebih cerah dan lain-lain. Mengecat bisa juga dengan kombinasi warna pada ruangan. Dalam hal ini mengecat salah satu dinding dengan warna berbeda dari ketiga sisi lainnya. Dengan cara ini, kesan yang ditimbulkan pada ruangan bisa berbeda. Selain cat polos, kita juga bisa menciptakan motif tertentu pada dinding dengan mengecatnya menggunakan metode tertentu, seperti metode mentutulkan kuas atau spons, serta melakukan gerakan khusus pada kuas ketika mengecat, sehingga menghasilkan motif tertentu
1. Wallpaper
Wallpaper terbagi menjadi beberapa jenis tergantung pada bahan pembuatnya seperti kertas, vinil, non woven, aluminium foil dan natural weaves. Selain itu variasi lain dari wallpaper, pada warna dan motifnya. Wallpaper bisa diaplikasikan ke seluruh permukaan dinding, bisa juga hanya pada bagian tertentu saja, misalnya memberi aksen border. Wallpaper motif daun, bunga, garis, abstrak dan lainnya tersedia di pasaran, bisa disesuaikan dengan penataan interior di rumah Anda.
1. Panel
Terdapat banyak variasi panel dekorasi dinding, baik yang sudah jadi, tinggal dipasang, maupun yang harus dikreasikan pemilik rumah. Umumnya panel dekoratif terbuat dari material kayu dan gypsum. Di permukaan panel ini kita dapat berkreasi, dengan memberi lapisan wallpaper, dibuat menjadi padded wall hingga diukir menjadi carving panel. Panel pada Foyer ataupun Ruang Tamu, pilih yang bermotif kontras agar terlihat eye catching. Di ruang keluarga, panel dapat dijadikan backdrop di area teve. Di ruang tidur, panel dipajang di dinding atas headboard.
Panel wallpaper saat ini banyak ditemui di rumah-rumah Modern Kontemporer. Panel wallpaper ini juga berguna untuk menutupi cacat pada dinding yang diakibatkan retak rambut atau lembab. Panel wallpaper memiliki desain yang sangat beragam sesuai keinginan.
Carving panel dapat diaplikasikan di semua bagian interior, seperti menjadi partisi, dekorasi dinding, panel pada furnitur dan lain-lain. Keunikkan carving panel dibanding partisi lainnya, terletak pada ukiran (carving) yang tembus. Hasil carving-nya dapat dimanfaatkan sebagai ventilasi atau lubang pencahayaan dan penghawaan. Carving, merupakan salah satu cara membuat panel tampil beda. Kalau panel yang biasa memberi efek 2 dimensi, carving panel tampil 3 dimensi. Tak hanya dapat dinikmati di satu arah, namun juga dua arah (depan belakang).
1. Lubang, ceruk dan relief pada dinding
Selain mem-finishing dinding rata dan polos, memberi sentuhan pada dinding juga dapat dalam bentuk mengolah dinding tersebut menjadi “tidak rata”. Seperti membuat lubang yang bisa berfungsi sebagai tempat “mengintip”, mendapatkan cahaya dari ruang di sebelahnya yang lebih terang, serta memberi efek luas pada ruangan tersebut. Bisa juga dinding dibuat tidak rata dengan pembuatan ceruk yang difungsikan sebagai rak untuk menempatkan pernak-pernik pajangan dan art work yang memperindah ruang. Sedangkan pembuatan relief pada dinding bisa dilakukan dengan semen atau gypsum yang bisa dibentuk sesuai kreasi. Biasanya untuk menghadirkan kesan natural pada salah satu sudut rumah
1. Jenis-jenis batu bata
1. Bata Ringan
Bata ringan merupakan material modern pengganti batu bata merah. Jika batu bata merah dikerjakan secara home industry dengan kualitas bervariasi. Bata ringan dihasilkan melalui proses teknologi modern aerasi dan autoklaf, sehingga dipastikan bermutu tinggi. Beberapa keunggulan penggunaan bata ringan, kuat, tahan api, tahan air dan kedap suara. Karena didesain secara ergonomis, menggunakan bata ringan menjadi hemat dalam pemakaian bahan perekatnya.
Keunggulan bata ringan (dalam hal ini dibandingkan dengan batu bata merah):
2. Presisi dan rata, sehingga tak sulit membuat dinding terlihat rata dan rapi.
3. Hemat plesteran dan spasi hingga 75% karena ukurannya yang lebih besar daripada batu bata merah.
4. Lebih ringan 50%, sehingga memperkecil beban struktur dan mudah dalam pengangkutan.
5. Lebih cepat pengerjaannya karena ukurannya yang besar dan bobotnya yang ringan.
6. Kedap suara sehingga tingkat kebisingan dalam ruangan rendah.
7. Dapat menginsulasi panas, membuat suhu dalam ruangan jadi stabil.
8. Kuat tekan dan dampak yang ditimbulkan tidak berat ketika gempa.
9. Tahan api, aman ketika terjadi kebakaran.
10. Penetrasi air rendah, sehingga dinding tidak mudah lembab dan cepat kering.
11. Ramah lingkungan karena 70% materialnya udara.
12. Bisa langsung diberi aci tanpa harus diplester terlebih dulu, dengan menggunakan semen khusus. Bahan dasar acian/semen tersebut adalah pasir silika, semen, filler, dan zat aditif. Untuk menggunakannya, semen ini hanya dicampur dengan air. Tetapi bisa juga menggunakan bahan seperti pemasangan batako.
2. Umumnya memiliki ukuran 60 cm x 20 cm dengan ketebalan 8–10 cm.
3. Untuk dinding seluas 1 m2, kira-kira membutuhkan:
1. Penggunaan rangka beton pengakunya lebih luas, antara 9–12.
4. Kekurangan dinding bata hebel/celcon:
1. Bata hebel/celcon = 8 buah
2. Semen instan = 11,43 kg
3. Air = 0,15–0,16 liter
1. Harga relative lebih mahal.
2. Tidak semua tukang pernah memasang bata jenis ini.
3. Hanya toko material besar yang menjual dan penjualannya dalam jumlah m3.
1. Bata Merah
· Batu bata merah dibuat dari tanah liat yang dicetak, kemudian dibakar. Tidak semua tanah lihat bisa digunakan. Hanya yang terdiri dari kandungan pasir tertentu.
· Umumnya memiliki ukuran: panjang 17-23 cm, lebar 7-11 cm, tebal 3-5 cm.
· Berat rata-rata 3 kg/biji (tergantung merek dan daerah asal pembuatannya).
· Bahan baku yang dibutuhkan untuk pasangan dinding bata merah adalah semen dan pasir ayakan. Untuk dinding kedap air diperlukan campuran 1:2 atau 1:3 (artinya, 1 takaran semen dipadu dengan 3 takaran pasir yang sudah diayak). Untuk dinding yang tidak harus kedap air, dapat digunakan perbandingan 1:4 hingga 1:6.
· Kelebihan dinding bata merah:
1. Kedap air, sehingga jarang terjadi rembesan pada tembol akibat air hujan.
2. Keretakan relatif jarang terjadi.
3. Kuat dan tahan lama.
4. Penggunanaan rangka beton pengakunya lebih luas, antara 9-12 m2.
· Kekurangan dinding bata merah:
1. Waktu pemasangan lebih lama dibandingkan batako dan bahan dinding lainnya.
2. Biaya lebih tinggi.
1. Bata Muka (facing brick)
· Bata jenis ini mempunyai kemasan pada permukaannya yang bertekstur, berpasir atau licin serta mempunyai warna atau corak yang sama.
· Bata jenis ini tidak perlu diplaster dan digunakan untuk keperluan kecantikkan yang menunjukkan permukaan batu-bata yang menarik.
· Bata jenis ini juga tahan terhadap keadaan cuaca
1. Bata Teknik (engineering brick)
· Bata teknik ialah bata yang padat
· Bata jenis ini digunakan untuk keperluan seperti:
- Tembok penahan
- Dinding yang menanggung beban
- Tembok-landas dan dinding jambatan
- Pembentungan bata
e. Batu Bata Api (refraktori)
- Bata api ialah jenis bata khusus, yang digunakan untuk mengalas atau melapik lubang cerobong, dandang dan tanur, atau kerja-kerja lain di mana keadaan tahan panas diperlukan.
- Material refraktori diharapkan dapat tahan terhadap temperatur tinggi, tahan terhadap korosi slag cair, logam cair dan gas-gas agresif, siklus termal (thermal cycling), tahan terhadap benturan dan abrasi dengan hanya sedikit perawatan.
- Refraktori didefinisikan sebagai material konstruksi yang mampu mempertahankan bentuk dan kekuatannya pada temperatur sangat tinggi dibawah beberapa kondisi seperti tegangan mekanik (mechanical stress) dan serangan kimia (chemical attack) dari gas-gas panas, cairan atau leburan dan semi leburan dari gelas, logam atau slag [Hancock, 1988 ].
- Refraktori dibuat dari berbagai jenis material terutama keramik yang mana termasuk bahan-bahan seperti alumina, lempung (clay), magnesia, chromit, silicon karbida dan lain-lain. Refraktori digunakan untuk mengkonstruksi atau melapisi struktur yang berhubungan dengan temperatur tinggi, dari perapian sampai blast furnace.
- Sifat-sifat ini diantaranya titik lebur yang tinggi, kekuatan yang bagus pada temperatur tinggi, tahan terhadap degradasi
1. Batu Bata Pasir Kapur (kalsium silikat)
Bata cetak pasir kapur tanpa pembakaran merupakan bahan bangunan alternatif pengganti batu bata dari tanah liat yang pembuatannya memanfaatkan tanah pertanian dan merusak lingkungan. Untuk pengujian kuat tekannya dibuat beberapa macam komposisi pasir dan kapur dengan perbandingan 1 kp : 3 ps, 1 kp : 4 ps, dan 1 kp : 5 ps. Komposisi 1 kp : 3 ps, pada umur 28 hari menunjukkan kuat tekan yang lebih baik (kualitas II) pada pengujian tanpa perendaman benda uji. Pada pengujian benda uji dengan perendaman selama 24 jam ternyata kuat tekannya lebih rendah. Terdapat perbedaan yang signifikan antara kuat tekan bata 1 kp : 4 ps, dan 1 kp : 5 ps.
- Antara kegunaan bata ini ialah:
· Sesuai digunakan dalam kerja yang memerlukan kuatan yang tinggi atau sentiasa terendam di dalam air
· Bata bangunan eksterior
· Bata yang diikat dengan motar
· Batu bata pasir kapur ini dibuat dari campuran kapur dengan pasir yang dalam tahap pembuatan perbandingan antara pasir dan kapur yaitu 1 : 8 yang kemudian dicampur dengan air sebagai pelarut yang ditekankan kedalam campuran dan dicetak sehingga membentuk sebuah batu bata.
5. Jenis-jenis Bahan Praktisi Dinding
a. Papan gypsum
Material ini sebenarnya unggul untuk membuat plafon, namun papan gypsum juga praktis untuk pembentukan dinding, baik dinding dalam (interior) maupun dinding luar (eksterior). Gypsumbisa diaplikasikan sebagai dinding dalam atau sebagai pembatas ruang (partisi). Hanya saja dinding dengan material ini tidak dapat menahan beban konstruksi bangunan. Dinding yang bagian dalam, bukan konstruksi bisa menggunakan papan gypsum sebagai pengganti penggunaan batu bata merah. Penggunaan papan gypsum untuk pemisah ruang ini bisa menghemat pemakaian semen dan pasir atau perekat lain, karena bentuknya yang lebar seperti papan. Yang harus dilakukan adalah membuat sistem rangka sebagai konstruksi dinding. Keunggulan papan gypsum mempunyai tingkat kemampuan akustik (Nouise Reduction Coefisien) tinggi dan daya serap suara yang sangat baik.
Untuk Dinding luar (eksterior) gypsum digunakan sebatas menggantikan fungsi plester dan acian pada permukaan dinding bagian dalam bata, bukan panel dinding secara utuh seperti dinding dalam. Gypsum untuk dinding luar menggantikan dalam dinding, sehingga waktufinishing bisa lebih cepat dan hasil akhir jauh lebih baik. Untuk memperkuat sambungan pada sudut luar gypsum, terdapat UB Steel yakni paper tape dengan proteksi plat metal, sehingga jika terjadi benturan akibat benda keras tidak akan merusak papan gysum.
b. Papan semen bertekstur kayu (woodplank)
Bahan kayu lebih dulu dikenal masyarakat sebagai material untuk membangun rumah. Namun seiring perkembangan zaman, kayu tidak bisa lagi sembarangan diambil dan diproduksi. Kini, material yang bersahabat dengan alam, praktis dan efektif cenderung jadi pilihan. Salah satunya, papan semen bertekstur kayu (woodplank). Material ini memiliki banyak keunggulan, di antaranya tahan air, tahan api dan anti rayap.
Woodplank bermotif dan bertekstur kayu alami yang indah. Kesan kayunya sangat menonjol dengan urat-urat kayu yang terekspos. Mudah diaplikasikan sebagai dinding eksterior maupun interior, juga untuk plafon dan pagar. Mudah juga untuk mengganti warnanya sesuai keinginan, cukup dicat dengan cat eksterior berbahan dasar air. Tersedia dalam berbagai dimensi 250 x 20 x 0,8 cm hingga 405 x 30 x 0,8 cm dengan dua pilihan tipe, polos dan bertekstur.
c. Batako putih ( Tras )
· Batako putih dibuat dari campuran tras, batu kapur, dan air. Campuran tersebut dicetak, lalu dibakar. Tras merupakan jenis tanah berwarna putih / putih kecoklatan yang berasal dari pelapukan batu-batu gunung berapi.
· Umumnya memiliki ukuran panjang 25-30 cm, tebal 8-10 cm, dan tinggi 14-18 cm.
· Untuk dinding seluas 1 m2, kira-kira membutuhkan:
· Batako tras = 25 buah
· Semen = 0,215 sak
· Pasir ayak (pasir pasang) = 0,025 m3
· Kelebihan dinding batako putih:
1. Pemasangan relatif lebih cepat.
2. Harga relatif murah.
· Kekurangan dinding batako putih:
1. Rapuh dan mudah pecah.
2. Menyerap air sehingga dapat menyebabkan tembok lembab.
3. Dinding mudah retak.
4. Penggunaan rangka beton pengaku relatif lebih banyak, antara 7,5-9 m2.
5.
d. Batako semen / Batako Pres
· Batako pres dibuat dari campuran semen PC dan pasir atau abu batu.
· Ada yang dibuat secara manual (menggunakan tangan), ada juga yang menggunakan mesin. Perbedaannya bisa dilihat pada kepadatan permukaan batakonya.
· Umumnya memiliki ukuran panjang 36-40 cm, tebal 8–10 cm, dan tinggi 18-20 cm.
· Untuk dinding seluas 1 m2, kira-kira membutuhkan:
1. Batako pres = 15 buah
2. Semen PC = 0,125 sak
3. Pasir ayak (pasir pasang} = 0,015 m3
· Kelebihan dinding batako pres:
1. Kedap air sehingga sangat kecil kemungkinan terjadinya rembesan air.
2. Pemasangan lebih cepat.
3. Penggunaan rangka beton pengakunya lebih luas, antara 9 – 12 m2.
· Kekurangan dinding batako pres:
1. Harga relatif lebih mahal dibanding batako tras.
2. Mudah terjadi retak rambut pada dinding.
3. Mudah dilubangi karena terdapat lubang pada bagian sisi dalamnya
e. Bataton
Bataton terbuat dari campuran semen, agregat, pasir, kerikil, air dan bahan khusus lain. Bahan-bahan ini dicetak dalam berbagai bentuk yang kemudian disebuat sebagai bataton. Bentuk-bentuk bataton ini menyisakan rongga pada bagian dalamnya.Rongganya bisa diisi baja untuk tiang kolom, juga bisa sebagai jalur pipa air dan kabel listrik.
Banyak pilihan bentuk bataton yang diproduksi oleh Holcim ini. Sebut saja blok beton berprofil H untuk dinding, bataton profil U untuk balok pengikat fondasi (sloof ), dan balok pengaku (ringbalk ), serta bataton bentuk kolom. Sedangkan bataton balok, rooster , dan lengkung menjadi material pendukung elemen rumah.
Rongga pada bataton dapat berperan juga sebagai isolator panas. Rongga tersebut dapat menangkap rambatan radiasi panas pada dinding akibat terpapar terik matahari. Dengan begitu, suhu radiasi panas pada dinding tak seluruhnya merembes sampai ke dalam ruangan.
Daya tarik lain dari bataton adalah proses konstruksinya lebih ekonomis jika dibandingkan bata merah. Contohnya pembuatan dinding bata merah yang memerlukan bingkai struktur (kolom praktis, sloof , dan ringbalk ), yang harus menggunakan cetakan (bekisting ). Selain menunggu masa keras beton, bekisting pada bingkai struktur dinding tadi harus dilepas. Untuk pemasangannya, minimal satu hari, dicor, besok dilepas, baru dipasang lagi. Kalau pakai blok beton cukup dalam satu hari, dapat diisi tulangan besi, lalu bisa ditaruh pada atasnya. Tidak perlu menggunakan bekisting. Jadi hemat kayu, waktu dan tenaga. Konstruksi jadi lebih ekonomis.
1. Dinding kaca
Seiring dengan meningkatnya produksi dan teknologi bahan kaca, penggunaan kaca sebagai
bahan konstruksi rumah pun meningkat dari tahun ke tahun. Dulu mungkin kita hanya memakai kaca di rumah untuk jendela ataupun pintu. Namu sekarang kaca merupakan bagian dari desain eksterior maupun interior rumah. Dinding kaca bisa membuat rumah terlihat lebih luas dari aslinya. Halaman rumah yang hijau dan asri pun dapat dilihat dari dalanm rumah yang menyebabkan suasana menjadi lebih alami dan sejuk. Namun perlu dipertimbangkan juga jika dinding kaca langsung terkena sinar matahari yang akan membuat udara dalam rumah menjadi panas.
G. Dinding lembaran (Cladding)
Bila anda menginginkan pembuatan dinding dengan cepat, anda bisa mengganti dinding konvensional dengan dinding partisi lembaran. Macamnya juga banyak, contohnya, metal cladding, GRC atau Fiber Cement ( Kalsiboard ) untuk dinding bagian luar, dan gypsum atau multiplex untuk dinding bagian dalam. Rangkanya terbuat dari besi hollow atau baja ringan. Karena bobotnya yang lebih ringan system dinding ini cocok digunakan pada bangunan yang berdiri diatas tanah berdaya dukung rendah. Keuntungan lainnya adalah tahan gempa dan harganya pun lebih murah dari dinding konvensional.
H. Dinding Kayu
Karena langka dan mahalnya kayu dewasa ini, mungkin jarang sekali rumah yang memakai dinding jenis ini. Kecuali untuk rumah-rumah di pedesaan atau rumah-rumah yang sengaja desainnya bergaya country. Dinding papan kayu juga bisa digunakan pada bangunan konstruksi rangka kayu. Kelebihan dinding ini adalah untuk menciptakan suasana yang hangat dan natural. Suasana di dalam rumah pun akan lebih sejuk. Namun perawatannya lah yang sulit. Kayu lebih mudah lapuk jika terkena panas dan hujan. Belum lagi serangan rayap untuk daerah tropis seperti negara kita ini.
I.Papan Triplek/ Multiplek
Papan Multiplek dibuat dari serutan kayu yang dilapiskan secara vertical dan horizontal secara berselangseling antar lapisan, dan antar lapisan tersebut di press dengan tekanan tertentu dan di lem. Dalam proses pembuatannya masing-masing lapisan pada triplek maupun multiplek telah mengalami pengeringan yang sempurna dan telah difumigasi, sehingga menjadikan papan triplek/multiplek tahan terhadap rayap dan hewan pemakan kayu lainnya dan tidak mudah mengalami pelapukan.
Ketahanan terhadap air
Papan Triplek/Multiplek bila dibiarkan tanpa pelapis tidak akan tahan terlalu lama di tempat yang berair, namun bila hanya tersiram untuk jangka waktu yang tidak terlalu lama, triplek /multiplek lebih bertahan daripada papan gypsum standar. Bila direndam dalam air dalam waktu yang cukup lama maka papan akan mengelupas tiap lapisannya, dan melapuk. Namun dengan pelapisan yang baik partisi triplek/multiplek dapat digunakan untuk ruang yang lembab (misal: sebagai partisi toilet)
Akustik
Papan Multiplek memiliki tingkat reduksi yang cukup bagus (tergantung juga ketebalannya) dan mudah dibentuk, sehingga papan multiplek cocok ruang yang memerlukan pengaturan tata suara (misal gedung konser)
Harga
Dari soal harga saat ini harga bahan bangunan berbahan dasar bahan kayu relatif lebih mahal saat ini. Harga tiap lembar multiplek dipengaruhi oleh tebal dan tekstur kayu yang dipakai. Bahan triplek/ multiplek sangat fleksibel karena bisa dibongkar pasang tanpa banyak merusak bahan, dan bahan masih bisa digunakan lagi, hal ini menjadikan bahan ini lebih ekonomis untuk jangka panjang (bila memang partisi sering di bongkar pasang)
Ketahanan Terhadap Api
Sifat bahan dasar kayu sebagai penghantar api, Bahan multiplek sebaiknya dihindarkan untuk partisi ruang- ruang yang kontak langsung dengan api (misal dapur, laboratorium dll) penggunaan multiplek untuk partisi ruang yang retan terhadap api dapat diatasi dengan penggunaan bahan pelapis yang tahan api.
Pemasangan
Dari segi pemasangan papan multiplek lebih fleksibel dan mudah dibentuk manjadi model apapun, pemasangan tidak memerlukan tenaga ahli khusus. Rangka untuk menyokong papan multiplek juga bisa terbuat dari kayu maupun rangka metal. Kelebihan dari pemasangan multiplek adalah bahan yang mudah dibentuk menjadi bentuk apapun, dan sisa maupun bongkaran bisa dimanfaatkan lagi tanpa terlalu banyak kerusakan.
1. Papan Kalsium
Papan Kalsium terbuat dari panel kalsium-silikat dan menggunakan serat selulosa sebagai penguat. Secara tampilan kasat mata papan kalsium menyerupai bahan plafon fibercement, namun lebih tebal dan kuat. Papan kalsium dalam proses produksinya telah mengalami pengeringan secara autoclaving, sehingga tidak mengalami muai susut. Berat jenis papan lebih berat daripada papan gypsum, namun dari sisi kekuatan dan kepadatan papan kalsium lebih padat dan kuat. Dipasaran ketebalan papan kalsium terdiri dari 6mm,9mm dan 12 mm.
Ketahanan terhadap air
Papan Kalsium lebih tahan terhadap air dan lembab. Bila terkena air, papan kalsium tidak akan terurai seperti halnya papan gypsum, ataupun terkelupas seperti triplek atau multiplek, namun dari beberapa pengalaman yang saya temui, papan kalsium bila terkena air dan lembab akan mudah sekali terdapat bercak-bercak hitam (jamur), namun hal ini dapat dengan mudah diatasi dengan pengamplasan dan pengecatan kembali.
Akustik
Papan kalsium memiliki material yang cukup padat, bahkan lebih padat dari plesteran dinding bata pada umumnya, oleh karena itu dari segi akustik papan kalsium cenderung tidak dapat menyerap suara dengan baik dan tidak cocok untuk ruang yang membutuhkan peredaman suara (misal ruang pertunjukan atau studio)
Harga
Harga papan kalsium rata-rata dipasaran relatif lebih mahal daripada papan gypsum standart dengan ketebalan yang sama, namun dalam aplikasi partisi yang sama papan kalsium bisa menggunakan ketebalan yang lebih tipis daripada papan gypsum. Namun bila dibandingkan dengan papan gypsum untuk aplikasi khusus ( papan gypsum tahan api, papan gypsum tahan kelembaban, maupun papan gypsum tahan benturan) maka harga papan kalsium relatif lebih murah.
Ketahanan Terhadap Api
Bahan papan kalsium rata-rata tidak mudah terbakar dan tidak juga menyebarkan nyala api, sehingga bahan ini sangat cocok untuk ruang-ruang yang membutukkan perlindungan terhadap api, dan yang rentan pada kebakaran (mis: dapur, laboratorium, dll)
Ketahanan Terhadap Benturan dan Goresan
Bahan dengan kerapatan yang padat, menjadikan papan kalsium cocok diaplikasikan di ruang dimana banyak orang dan barang berlalu lalang. Papan Kalsium tidak mudah ”gupil” dan gores, namun perlu dicatat bahwa papan kalsium mempuyai sifat yang lebih getas, sehingga bila mengalami benturan yang cukup keras pada bagian yang tidak terdapat rangka bisa mengalami keretakan, dan keretakan pada papan kalsium memang bisa diatasi dengan pemberiana plaster & compount seperti halnya pada gypsum, namun hasilnya tidak bisa serapi papan gypsum.
Pemasangan
Dalam hal pemasangan tidak jauh beda dengan pemasangan papan gypsum, namun perlu dicatat, bahwa papan kalsium dengan sifat bahan yang lebih keras dan kaku maka biasanya bila rangka kurang rapi sambungan antar panel juga terlihat begelombang, dan hal ini lebih sulit diatasi dengan dempul daripada papan gypsum.
KITA memiliki beberapa alasan untuk mengubah tampak bangunan rumah. Sering kali kita merasa perlu untuk mengubahnya karena dianggap tak lagi mewakili karakter penghuni.
Perubahan fasad itu juga bisa disebabkan hidup kita telah berubah signifikan, sehingga merasa perlu untuk mengubah citra diri kita dengan cara mengubah fasad rumah. Bentuk fisik bangunan rumah kita pun telah berubah, dari yang tadinya hanya satu lantai menjadi dua lantai atau telah mengalami perluasan.
Fasad atau tampak bangunan merupakan bagian utama bangunan yang paling banyak dilihat orang. Dengan tampak sebagai elemen utama yang dominan, akan membantu dalam membentuk citra dan karakter penghuni.
Namun di sisi lain, sebagai bagian terluar dari bangunan, tampak eksterior akan menjadi bagian terdahulu yang paling kritis serta rentan terhadap perubahan cuaca yang ekstrem dan cepat.
Karena itu, dibutuhkan kecermatan dalam hal pemilihan dan penanganan yang khusus guna menghindari kerusakan yang dapat timbul akibat perubahan cuaca tersebut.
Kemampuan kita dalam menentukan material yang dipakai, ataupun jenis finishing yang kita pilih akan sangat membantu memperkuat ketahanan tampak luar bangunan terhadap iklim dan cuaca yang dapat menyebabkan kerusakan pada bangunan.
Ancaman terbesar yang dihadapi oleh bangunan yang berada di iklim tropis adalah:
- Panas matahari yang bersinar sepanjang tahun
- Kelembapan udara yang tinggi
- Terpaan air hujan Ketiga hal tersebut bakal mengakibatkan kerusakan pada bangunan, seperti fasad berlumut, bangunan yang retak-retak kecil pada dinding, dan warna bangunan menjadi mudah pudar baik pada dinding, cat, maupun kusen-kusennya.
Berikut ini saya akan mencoba memberi gambaran dan wawasan mengenai pemilihan material, yang sebaiknya Anda gunakan pada fasad rumah.
Tujuannya agar terjadi kesesuaian antara tema rumah modern yang ingin Anda terapkan dan pemilihan material berikut finishing-nya, namun tetap bisa bertahan dan sesuai dengan iklim tropis yang ada di negara kita. Semoga bermanfaat!
Pintu dan jendela
Bentuk kusen dan pintu lurus serta memanjang, baik vertikal maupun horizontal, serta menghindari bentuk bujur sangkar karena biasanya kusen jendela merupakan bagian dari bidang dinding yangdicoak/dilubangi baik di tengah, di pinggir, ataupun di salah satu sisi ruangan.
Dapat pula berupa bidang persegi yang dominan berbentuk kotak utuh membuka seluruh dinding. Material yang dipilih dapat adalah:
1. Kusen UPVC atau aluminium
Menggunakan material logam pada tampak bangunan, juga dimungkinkan untuk kusen dan pintu- pintunya. UPVC dan aluminium tidak perlu dilapis lagi karena finishing-nya sudah menyatu dan dilakukan di pabrik.
2. Menggunakan kayu
Untuk finishing kayu di luar, sebaiknya menggunakan Ultran lasur ataupun finishing yang menggunakan waterbase sehingga lebih awet dan tahan lama. Material kayu yang digunakan sebaiknya kayu jati, ulin, atau merbau yang relatif lebih tahan terhadap cuaca.
Balkon
Pagar balkon bisa menggunakan material kaca yang dijepit denganstainless steel atau besi. Dapat pula menggunakan railing besi atau kayu dengan pola garis horizontal ataupun vertikal. Atau, dikombinasikan dengan pagar beton yang dikolaborasikan menggunakan tekstur material yang berbeda.
Atap
Untuk atap, dapat dipilih bentuk atap datar, atap pelana, atau atap limas. Sebaiknya atap tidak terlihat dominan karena gaya minimalis lebih menekankan pada bentuk- bentuk dasar, yaitu kubus dan kotak.
Kalaupun memakai bentuk atap pelana atau piramida/limas, bentuk yang menonjol pada bagian muka adalah dindingnya. Material yang saat ini umum dipakai yakni genting beton ataupun genteng keramik berbentuk datar. Sementara untuk warnanya dapat dipilih yang berwarna hitam atau abu-abu gelap.
Dinding bangunan
Bentuk dan dinding bangunan minimalis modern merupakan bagian yang sangat menonjol pada tampak bangunan. Pada bangunan minimalis, biasanya berupa bidang-bidang datar yang utuh dan dikombinasikan dengan lubang-lubang ataupun coakan pada bidang yang utuh tersebut. Pembedanya dilakukan dengan menggunakan tekstur ataupun material yang berlainan di antara bidang dinding.
A. Menggunakan batu alam
Pilihlah batu alam yang memiliki porositas/lubang-lubang kecil serta karakter keras, seperti batu andesit, granit, atau batu kali, sehingga mengurangi kemungkinan rusak, berjamur, dan berlumut.
Jangan lupa untuk memberi lapisan/coating khusus batu alam, sehingga warnanya tetap natural serta tidak mudah pudar sepanjang tahun akibat kelembapan dan panas matahari.
B. Menggunakan acian, beton, ataupun bata ekspos
Untuk tampak eksterior, alangkah baik jika kita menggunakan material yang relatif tahan terhadap cuaca. Untuk beton atau bata ekspos, sebaiknya dilapisi coating. Demikian pula jenis batanya.
Untuk keperluan ekspos, tentu jenis batanya berbeda dengan bata biasa. Untuk yang acian dapat menggunakan cat eksterior waterproofyang mudah kita peroleh di toko material terdekat.
Tak lupa untuk tampak samping dan belakang diberi lapisan cat yangwaterproof, juga guna menghindari meresapnya air ke dalam tembok yang dapat mengakibatkan kerusakan.
C. Menggunakan keramik, marmer, atau granit
Kita bisa memilih yang relatif kasar pada permukaannya agar tidak licin namun mudah dibersihkan. Pilihlah yang sedikit lebih baik mutunya sehingga tidak mudah rusak dan pudar warnanya. Lebih baik lagi jika menggunakan homogeneus tile, marmer, atau granit yang relatif tahan lama.
Kanopi dan jendela sunshading ataupun grill/kisi-kisi
A. Menggunakan kaca
Kaca merupakan material yang tahan cuaca dan mudah dibersihkan, tetapi memberi efek panas ke dalam bangunan. Kita bisa memilih menggunakan bukaan kaca yang tidak terlalu besar pada arah hadap timur maupun barat bangunan. Jika terpaksa, gunakanlah pelapis kaca film, kanopi, ataupun menggunakan kisi-kisi besi atau kayu sebagaisunshading. Kita dapat pula menggunakan pohon dan tanaman guna mengurangi cahaya panas.
B. Menggunakan kayu dan besi
Demikian juga untuk kanopi, pagar, dan pergola pada carport. Untuk finishing, material besi ini sebaiknya dilapisi dengan zinccromate demi mencegah karat, baru kemudian dilapisi dengan cat.
Untuk finishing kayu di luar, seperti telah dikemukakan di atas, sebaiknya menggunakan Ultran lasur ataupun finishing waterbasesehingga lebih awet dan tahan lama.
Material kayu yang digunakan sebaiknya kayu jati, ulin, atau merbau yang relatif lebih tahan terhadap cuaca. Penggunaan material tersebut dapat dikombinasikan serta diatur sedemikian rupa sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh dan lengkap.
Menentukan prioritas material yang digunakan juga boleh dilakukan sehingga salah satu material bisa diaplikasikan sebagai fokus/poin utama yang dominan, sedangkan yang lainnya merupakan pelengkap atau tambahan. Jangan sampai masing-masing material berebut untuk menjadi dominan sehingga tidak tampak serasi.
Merupakan suatu cara / tehnik yang di gunakan untuk memberikan suatu sentuhan akhir/finishing dalam suatu bangunan, yang di aplikasikan untuk semua element bangunan. Dari finishing inilah tampilan fisik suatu bangunan akan terlihat lebih menarik dan indah.
Jenis Material Finishing Bangunan :
1. Material alami
Merupakan material yang berasal dari alam dan dapat langsung di gunakan sebagai material finishing bangunan. Material dari alam ini terkadang telah di otong dengan ukuran yang standar untuk memudahkan dalam meng aplikasikannya.Contoh : -batu alam
2. material Proses
Yaitu material yang di buat dari bahan alami tetapi telah melalui proses untuk siap di gunakannya.
Contoh : -kayu lapis/multiplek
-Batu bata
3. Material sintesis
Merupakan material yang terbuat dari bahan-bahan sintesis/kiimia yang tidak ada di alam kemudian di olah untuk dapat di aplikasikan menjadi bahan bangunan.
Contoh : -kaca
PENGOLAHAN MATERIAL FINISHING BANGUNAN
Sebuah bangunan memerlukan sebuah finishing baik untuk bagian interior dan eksteriornya.
Dengan finishing ini sebuah interior dan eksterior akan tampil menjadi lebih mengikat dan indah serta fngsional maka dalam mengaplikasikan finishing material bangunan perancang harus memiliki kepekeen dalm memilih material yang akan di gunakan. Diantaranya harus mempertimbangkan mengenai ukuran,tekstur,warna yang dimiliiki oleh suatu material finishing bangunan.berikut ini beberapa pertimbangan yang harus di perhatikan dalam memilih material bangunan :
a. Fungsi dan jenis bangunan
b. Penggunaan untuk interior dan eksterior
c. Konsep dan gaya bangunan
d. Ukuran dari sebuah bangunan
e. Biaya dalam membangun
f. Perawatan material finishing
Bahan Finishing (Materi: Bahan Bangunan)
1. Finishing adalah suatu proses penyelesaian atau penyempurnaan akhir dari suatu bangunan. Pada umumnya finishing dilakukan dengan melapisi material dengan cat, politur, pelindung air, atau bahan lain. Fungsi finishing: Memberi perlindungan pada material Menambah nilai estetik dari suatu bangunan Menunjukkan suatu komunikasi FINISHING
2. Bahan Finishing Interior Eksterior NatWallpaperCat
3. CAT
4. Berdasarkan pengencernya, cat dinding dibagi menjadi dua jenis,
yaitu :
1. water based (berbahan dasar air) disebut juga cat emulsi, lebih cepat kering dibandingkan dengan cat yang berbahan dasar minyak. digunakan pada dinding biasa
2. solvent based (berbahan dasar minyak). Cat ini memiliki sifat yang licin dan mengkilap (gloss) pengaplikasiannya digunakan untuk area yang mudah kotor, misalnya dapur. Kamar mandi juga kadang menggunakan cat berbahan dasar minyak karena sifatnya yang menolak air CAT DINDING
5. 1. PLESTERAN
Bahan : semen, pasir, air Warna : abu-abu Aplikasi : dinding dan lantai Fungsi : penutup pasangan bata Contoh : MU Harga : Rp 8.500,-/ kg 2. ACIAN Bahan : semen dan air Warna : banyak pilihan Fungsi :memperhalus plesteran Aplikasi :Permukaan Eksterior dan Interior Contoh : MU Harga : Rp 8.500,-/ kg 3. PLAMIR Jenis : - Tradisional (perbandingan semen putih : lem putih : air = 1:3:2) - Pabrik (sudah dicampur dari pabrik) Warna : putih Sifat : daya rekat kuat, kurang padat daripada dempul, tahan lembab Fungsi : meratakan tembok serta menutupi pori-pori tembok Aplikasi : pada dinding dan kayu Contoh : Merfill (Rp 10.600,- /kg) Altex
6. Ada 2 jenis: gloss(solvent) dan doff(water) Warna : bervariasi Aplikasi : pengecatan dinding interior Cara aplikasi : kuas, roll, spray kelebihan : - daya lekat kuat - mudah dibersihkan - tahan terhadap pertumbuhan jamur - tidak mengapur - mencegah rembesan air ke dalam dinding - elastis dan fleksibel hingga dapat menutupi retak rambut Harga : eco emulsion Rp /5 kg dรฉcor lotus Rp /2,5 lt Cat interior
7. Ada 2 jenis gloss(solvent) dan doff(water) Aplikasi : pengecatan dinding eksterior Cara aplikasi : kuas, roll, spray Keunggulan : - daya lekat kuat - mudah dibersihkan - tahan terhadap pengaruh cuaca - tahan terhadap pertumbuhan jamur - tahan terhadap pengaruh sinar UV - tidak mengapur - mencegah rembesan air ke dalam dinding - tidak menyerap debu - elastis dan fleksibel hingga dapat menutupi retak rambut Harga : dรฉcor shield Rp /2,5 lt Cat Eksterior
8. 1. Persiapan untuk tembok baru, tunggu hingga benar-benar kering. Paling tidak 28 hari 2. Laburkan zat antialkali, terutama untuk tembok baru. Jika tembok itu sudah lama, pakailah wallsealer. Tunggu zat pelapis ini benar-benar kering. Selang waktu pengeringan beragam, antara dua jam sampai satu hari. 3. Aduk cat hingga rata dan sempurna. Sapukan ke dinding. Lakukan dua kali pengecetan. Pertama sebagai dasar, dan kedua untuk menutupi pori-pori dinding yang masih terbuka sekaligus meratakannya. 4. Sebaiknya memakai roll set berbulu halus dan pendek bukan rol dari bahan sponge. Cara Mengecat Dinding
9. Ada 2 jenis finishing kayu: 1. Open pore (tidak menggunakan wood filler, sehingga seratnya terlihat) 2. Closed pore( menggunaka wood filler, seratnya tertutup, mulus) Cat Kayu
10. Wood filler adalah lapisan awal dari finishing kayu Fungsi : Menutup pori pori kayu Kelemahan :Khusus untuk interior Tidak dapat diaplikasikan pada eksterior. Cara pengaplikasian: Amplas kayu searah serat, Oles wood filler menggunakan scrub kape, atau kuas dan biarkan kering Harga : IMPRA wood filler Rp /kg Wood Filler
11. Tahap selanjutnya dalam finishing kayu, memberi pewarnaan paling mendasar pada kayu Fungsi : Memberi lapisan warna Cara pengaplikasian 1. Amplas kayu yang sudah diberi wood filler hingga hanya tersisa di porinya 2. Oleskan wood stain dengan kuas 3. Lap dengan kain Harga :IMPRA wood stain: Rp /kg Wood stain
12. Sanding sealer merupakan pemberian warna dasar ( base coating ) pada kayu Fungsi Memberikan warna dasar pada kayu Cara pengaplikasian 1. Kuaskan sanding sealer pada permukaan kayu, 2. Amplas ambang, 3. Oleskan sekali lagi Harga : IMPRA sanding sealer: Rp /kg Sanding sealer
13. Ada tiga jenis top coat pada kayu 1. NC( nitrocellulose) kelebihan: kekurangan: non toxic pori pori masih terlihat Bebas formaldehid tidak kuat Lebih cepat kering tidak tahan kimia Praktis 1 komponen 2. Melamin kelebihan: kekurangan: tahan gores bau pedas( formaldehid) tahan kimia tidak praktis 2 komponen lebih tebal sulit untuk di renovasi murah 3. PU ( polyurethane) kelebihan: kekurangan: lapisan lebih jernih thiner(pelarut) khusus bebas formaldehide paling mahal tidak mudah tergores tidak praktis 3 komponen Final coating kayu
14. Cat Besi Fungsinya: agar besi tidak berkarat dan terhindar dari korosi Keunggulan : -lebih cepat kering -lebih halus -daya tutup sempurna -biaya cat murah -dapat di encerkan dengan Thinner, bensin atau minyak tanah -tersedia pilihan warna yang menarik Pengencer : thinner Cara aplikasi : kuas, roll, atau airles spray Harga ; synthetic 2000 Rp/kg primtop Rp /kg
cat› Bersihkan › Antikarat ›15. CARA
16. • Fungsi : Selain melindungi dan memperindah atap, cat ini juga berfungsi untuk mencegah bocor dan rembes pada genteng. • Syarat pengecatan : -Genteng harus bersih -Tidak ada cacat -Harus benar-benar kering. • Tahap aplikasi : Sebelum pengecatan, genteng yang akan dicat harus sudah bersih dari lumut maupun kotoran lain. Baru kemudian larutan cat dapat di tuaskan atau di semprotkan. Cat Genteng
17. Warna : bervariasi Sifat : Mengkilap, tahan cuaca, lebih kental, lebih elastis Aplikasi : untuk genteng atau atap asbes Cara aplikasi : kuas atau semprot/spray Keunggulan : - warna indah dan cemerlang - tahan sinar matahari dan hujan - tidak berubah warna - tidak mengelupas - mencegah pertumbuhan lumut - ekonomis dan efisien Contoh: Envitex roof paint (Rp.,- / kg) Bitaroof ( Rp ,-/ 4 kg) Tamitex (Rp. ,-/ 4kg) Neptune (Rp.,-/4kg) KARAKTERISTIK CAT GENTENG
18. Untuk finishing plafond dapat dilakukan oleh dua cara, yaitu: 1. Cat ( cat tembok interior ) 2. Wallpaper Cat Plafond
Kekurangan : mahal› Keunggulan : tidak perlu nat › Harga : Rp 200.000,- /2,5 liter › Contoh : Multi-Pox (multy purpose epoxy enamel) › Cara aplikasi : dengan spray? › Aplikasi : lantai laboratorium › Sifat : mengkilat, halus › Warna : banyak pilihan warna ›19. Cat Lantai
20. CAT DIATAS KERAMIK
21. Cat Lapangan Bahan : bahan dispersi polymer,filler, dan pigmen dalam air Warna : beragam Penerapan : tennis, basket, bulu tangkis Kering menyeluruh : 2jam Siap pake main : 48jam Pengencer : air bersih Keunggulan : - anti slip - cepat kering - daya lekat kuat - warna indah dan tahan lama - anti jamur - tahan UV Contoh : Nippon Paint (Rp. ,-/ 5 kg) Bitafloor (Rp., / 5kg)
22. Cat Batu Alam • Dibagi menjadi dua yaitu clear coating dan invisible water repellent. • Manfaat pengcoatingan: Tahan terhadap cuaca. Tahan terhadap jamur dan lumut. Lebih terlihat alami atau mengkilat. • untuk batu candi ada pelapis khusus. Contoh : Propan Stone care (Rp ,-/litter) Propan aqua stone care (Rp ,-/litter) AM 151 (glossy) (Rp.,- / 2.5 liter) AM 152 (natural) (Rp. ,- / 2.5 liter) Sicosol Invisible Water Revelent
23. Coating antipanas
24. Permasalahan Cat 1. CAT MENGELUPAS 2. PERMUKAAN TAMPAK BASAH/DINDING NGOMPOL 3. CAT MENGGELEMBUNG 4. TUMBUH JAMUR 5. PENGAPURAN 6. RETAK – RETAK
25. Wallpaper Wallcover/wallpaper
memiliki beragam motif dan warna, dengan beragam motif dan warna, dengan tingkat kepraktisan pemasangan dan perawatan yang mudah. Sebelum teknologi cat berkembang, wallcover menjadi alternatif utama elemen dekorasi dinding ruangan. Material pelapis dinding yang mirip lembaran kertas ini memiliki tingkat konsistensi warna dan motif yang stabil. •Kelebihan Wallcover adalah motif dan jenisnya yang makin beragam serta dalam pengerjaanya tidak akan mengotori lingkungan sekitar. Selain itu wallcover juga tidak mudah pudar atau kusam, usianyapun ada yang mencapai puluhan tahun. •Kelemahan Wallcover adalah jika aplikasi keliru membuat wallcover mudah terkelupas, sobek, menggelembung, lembab, atau berjamur.
Bahan dasar wallpaper (bagian belakang): 1. Paper 2. Vynil 3. Fabrique Back Macam-macam wallpaper› Bahan dasar wallcover (bagian depan): 1. Paper 2. Vynil 3. Non Woven ›26.
27. 1. Paper Bahan : serbuk kertas press Ukuran : 53 cm x 10m/roll Warna, motif : sesuai desain Sifat : tidak tahan air,mudah sobek Harga :Rp.700.000 - Rp3,5juta/roll Keunggulan : Harga relatif murah dan terbuat dari kertas biasa. 2. Vynil Bahan : PVC Ukuran : 53 cm x 10m/roll Warna : sesuai desain Sifat : lentur, lebih awet, tidak mudah rusak, tahan bahan kimia, tahan air Harga : Rp 43.000,- sampai Rp 1,2juta/roll Keunggulan :Harganya lebih mahal dari paper, terbuat dari serbuk paper dan menempel ke dinding lebih bagus 3. Fabriqueback Bahan : kapas Ukuran : 53cm x 10m/roll Warna : sesuai desain Sifat : seperti kain tenun Harga : Rp.650.000-Rp.1.000.000/ roll Keunggulan : Harga relatif mahal, tidak dapat disobek, anti jamur, dan anti bakteri.
28. 1. Siapkan peralatan yang diperlukan : alas plastic, tangga, cutter, pensil, penggaris,dan meteran, benang dengan pemberat, lem wallpaper, bak untuk adukan lem (2 buah), spons, kuas lem, roller, amplas, dan kape untuk meratakan dinding. 2. Setelah dinding atau permukaan siap, campur lem dengan air. Buat dalam 2 bak terpisah : lem untuk bagian sambungan dan lem untuk keseluruhan. Lem bagian sambungan lebih kental sehingga daya rekatnya lebih tinggi. 3. Ukur panjang lebar bidang yang akan dilapisi wallpaper. Sesssuaikan lebar binag dengan lebar wallpaper. Lebihkan kira-kira 1 - 1,5 cm untuk bagian sambungan. 4. Potong panjang wallpaper menjadi panel=panel sesuai dengan kebutuhan. Lihat petunjuk pemasanab pada keratas keterangan di setiap kemasan yang menjelaskan cara menyereasikan motif antarpanel/potongan wallpaper. 5. Tandai (marking) posisi wallpaper dengan pensil. Gunakan alat bantu berupa benang dengan alat pemberat agar lurus dan rapi. Cara pemasangan wallpaper / wallcover
29. Pengisian Nat Bahan : silicate dan bahan-bahan kimia lain Sifat : lentur,fleksibel Warna : banyak pilihan Penerapan : perekat keramik,granit,marmer, pada dinding dan lantai Adukan : 1kg pengisi nat : 400 cc air bersih Daya sebar : 6-8 m2/kg (ubin ukuran 30cm,lebar nat 3mm) Keunggulan : - banyak pilihan warna - warna tidak pudar - tidak retak - mudah dibersihkan - tahan lumut dan jamur Contoh : Lemkra (Rp./ kg) am 53 MU (Rp.,- sampai Rp.,-/kg)
Jenis-jenis, bahan, dan finishing partisi pada bangunan
1. Finishing Dinding
1. Tali Air atau Sulur-sulur
Model tekstur yang paling banyak digunakan adalah jenis tali air atau sulur-sulur.’Tali air adalah sebuah teknik membuat tekstur pada permukaan dinding bangunan. Tekstur ini hanya berupa cekungan atau tambahan plesteran yang membentuk garis lurus. Jenis ini terbuat dari bahan adukan dengan komposisi lebih banyak semen dan sedikit pasir.
Sebelum membuat tali air, pastikan pasangan tembok yang sudah diplester dalam keadaan kering. Siapkan peralatan yang dibutuhkan seperti kayu dan garpu untuk mencetak
. Untuk tali air dengan ukuran yang kecil (kira-kira l cm), dapat menggunakan alat bantu garpu yang memang dikhususkan untuk membuat tali air, atau garpu untuk menggaruk tanah. Untuk ukuran yang besar (2cm-5cm) digunakan alat sebagai patokan lurus, semacam penggaris dalam ukuran yang besar. Tarik benang dan ukur menggunakan selang timbang sebagai panduan untuk menjaga agar tali air tetap lurus dan tidak melengkung. Selama ini hanya dikenal tali air yang membentang secara horizontal. Namun tali air ini juga bisa dibuat dengan posisi vertical.
1. Relief
Dinding dapat juga dijadikan media untuk membuat karya seni dengan menggunakan model tekstur relief. Bentuk gambar yang terdapat pada relief dapat merupakan sebuah illustrasi, penanda, lambang, atau tidak berarti sama sekali, berupa hiasan dengan bentuk hewan ataupun tumbuhan. Teknik pembuatannya adalah dengan menggambar dan membentuk pada adukan plesteran yang sudah ditempelkan pada pasangan dinding tembok. Setelah itu dilakukan penghalusan dengan menggunakan acian. Teknik lainnya adalah dengan membuat ukiran pada bahan batu alam yang keras, seperti batu candi dan batu palimanan. Kemudian batu ini ditempelkan sebagai bahan pelapis dinding.
C. Kamprot
Kamprot merupakan teknik melapisi pasangan dinding bata atau pasangan dinding tembok lainnya dengan adukan plesteran yang kasar. Teknik pembuatannya dengan cara melemparkan adukan plesteran melalui kawat ayakan pasir yang dibentangkan di depan dinding yang akan dikamprot. Plesteran dibiarkan mengering tanpa diratakan terlebih dahulu. Hasilnya, dinding yang dikamprot akan mempunyai tekstur yang kasar. Selanjutnya permukaan dinding ini diproses finishing menggunakan cat tembok.
D. Permukaan Maju dan Mundur
Model penyusunan bata merah ekspos juga dapat membuat tekstur yang unik pada dinding. Caranya, pasanglah batu bata dengan posisi yang seharusnya, rebah dan memanjang. Kemudian setiap lima buah bata, selingi dengan pasangan berposisi rebadan melebar, lalu teruskan dengan posis rebah dan memanjang kembali. Dengan demikian akan terbentuk pasangan dinding bata merah ekspos yang menjorok keluar pada beberapa bagian permukaannya. Dinding pun berkesan maju dan mundur.
Bata merah ekspos digunakan agar tidak memerlukan plester dan acian untuk finishing-nya.
E. Finishing Acian
- Finishing Acian Menggunakan Kuas
Setelah diberi plester adukan semen dan pasir, proses pelapisan dinding dapat dilanjutkan dengan teknik acian menggunakan kuas. Sapuan kuas pada acian dinding akan menimbulkan tekstur berupa jejak yang cukup menarik. Dianjurkan untuk menggunakan jenis semen instan agar diperoleh hasil yang lebih baik, lebih rata, dan lebih rapi.
- Finishing Acian Menggunakan Rol
Proses ini hampir sama dengan teknik kuas. perbedaannya hanya pada penggunaan alat. Acian yang digunakan harus bersifat lebih cair agar dapat dioleskan menggunakan rol. Teknik ini akan menghasilkan dinding dengan permukaan yang lebih rata tapi memiliki tekstur.
F. Bentuk Custom-Made
Banyak hal lain yang juga dapat diterapkan pada proses pembuatan dinding, seperti membentuk tekstur dengan menggunakan kape dan plamir tembok. Beberapa contohnya, antara lain:
• Bentuk Cacing (curve), didapat dari plamir tembok yang dibuat agak melengkung, pendek, dan menyebar secara merata pada dinding. Tampilannya seakan-akan terdapat ratusan cacing pada permukaan dinding.
• Bentuk Gelombang/Bentuk Sisik. diperoleh dari sapuan kape atau kuas dengan bentuk 1/2 lingkaran yang dipasang berbaris seperti sisik ikan.
G. Dinding Alumunium Composie Panel
Saat ini sudah menjadi solusi untuk finishing bagian facade (Kulit Luar) bangunan
bisa di sebut juga (Casing) bangunan, selain itu juga bisa dikombinasikan seperti
Kusen Aluminium, Kaca, dan Stainless Steel yang memberi kesan modern dan elegan.
sehingga telah dipercaya mempercantik gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, Showroom, Pabrik, Ruko, rumah tinggal dan fasilitas umum lainnya seperti rumah sakit, tempat ibadah, dan pom bensin (SPBU).
Keunggulan Aluminium Composite Panel :
– Beratnya lebih ringan tetapi dengan kekuatan yang lebih tinggi
– Mudah dibentuk di model sesuai keinginan
– Kemudahan dan cepat untuk pemasangan
– Tahan karat
– Mudah untuk prawatan
H. Batu alam
Penggunaan batu alam menghasilkan tampilan yang estetis. Biasanya diaplikasikan pada dinding outdoor seperti untuk aksen pada dinding fasad depan di Teras atau bisa juga pada dinding Taman dan area Kolam. Meskipun demikian, bisa juga dijadikan lapisan untuk dinding dalam rumah. Aplikasinya bisa saja hanya pada bidang tertentu saja, bukan di seluruh dindingnya. Misalnya sebagian dinding ruang-ruang seperti Kamar Tidur, Dapur, Ruang Keluarga, Ruang Makan, bisa juga diaplikasikan sebagian dengan lapisan batu alam dan lain-lain. Terpenting dalam memasukkan unsur batu alam sebagai aksen, sesuaikan dengan arsitektur bangunan dan jenis material yang dipilih.
1. Keramik
Umumnya keramik digunakan untuk melapisi lantai. Namun kali ini kami perkenalkan juga pemakaian keramik untuk dinding. Untuk area yang sering terkena air seperti Dapur dan Kamar Mandi, sudah umum kita temui penggunakan keramik untuk melapisi dinding.
Penempatan keramik pada lantai Teras, umumnya memakai keramik yang dipadankan dengan lantainya. Kita bisa memanfaatkan keramik yang khusus untuk dinding atau menggunakan keramik lantai. Keramik lantai bisa kita pakai pada dinding, namun sebaliknya keramik dinding tidak bisa dipakai pada lantai. Keramik dinding eksterior secara fisik hampir tidak bisa dibedakan. Di sini diperlukan kreativitas kita dalam memilih keramiknya, dari warna, motif dan tekstur. Bisa juga berupa gambar-gambar, kaligrafi, abstrak dan lain-lain.
1. Cat
Finishing yang paling umum dan paling sederhana kita lakukan adalah mengecat dinding menjadi berwarna, sesuai dengan selera kita. Selain selera, strategi mengecat juga bersifat fungsional, seperti untuk memberi suasana tertentu pada interior, membuat rumah terlihat luas, terasa lebih tinggi, lebih cerah dan lain-lain. Mengecat bisa juga dengan kombinasi warna pada ruangan. Dalam hal ini mengecat salah satu dinding dengan warna berbeda dari ketiga sisi lainnya. Dengan cara ini, kesan yang ditimbulkan pada ruangan bisa berbeda. Selain cat polos, kita juga bisa menciptakan motif tertentu pada dinding dengan mengecatnya menggunakan metode tertentu, seperti metode mentutulkan kuas atau spons, serta melakukan gerakan khusus pada kuas ketika mengecat, sehingga menghasilkan motif tertentu
1. Wallpaper
Wallpaper terbagi menjadi beberapa jenis tergantung pada bahan pembuatnya seperti kertas, vinil, non woven, aluminium foil dan natural weaves. Selain itu variasi lain dari wallpaper, pada warna dan motifnya. Wallpaper bisa diaplikasikan ke seluruh permukaan dinding, bisa juga hanya pada bagian tertentu saja, misalnya memberi aksen border. Wallpaper motif daun, bunga, garis, abstrak dan lainnya tersedia di pasaran, bisa disesuaikan dengan penataan interior di rumah Anda.
1. Panel
Terdapat banyak variasi panel dekorasi dinding, baik yang sudah jadi, tinggal dipasang, maupun yang harus dikreasikan pemilik rumah. Umumnya panel dekoratif terbuat dari material kayu dan gypsum. Di permukaan panel ini kita dapat berkreasi, dengan memberi lapisan wallpaper, dibuat menjadi padded wall hingga diukir menjadi carving panel. Panel pada Foyer ataupun Ruang Tamu, pilih yang bermotif kontras agar terlihat eye catching. Di ruang keluarga, panel dapat dijadikan backdrop di area teve. Di ruang tidur, panel dipajang di dinding atas headboard.
Panel wallpaper saat ini banyak ditemui di rumah-rumah Modern Kontemporer. Panel wallpaper ini juga berguna untuk menutupi cacat pada dinding yang diakibatkan retak rambut atau lembab. Panel wallpaper memiliki desain yang sangat beragam sesuai keinginan.
Carving panel dapat diaplikasikan di semua bagian interior, seperti menjadi partisi, dekorasi dinding, panel pada furnitur dan lain-lain. Keunikkan carving panel dibanding partisi lainnya, terletak pada ukiran (carving) yang tembus. Hasil carving-nya dapat dimanfaatkan sebagai ventilasi atau lubang pencahayaan dan penghawaan. Carving, merupakan salah satu cara membuat panel tampil beda. Kalau panel yang biasa memberi efek 2 dimensi, carving panel tampil 3 dimensi. Tak hanya dapat dinikmati di satu arah, namun juga dua arah (depan belakang).
1. Lubang, ceruk dan relief pada dinding
Selain mem-finishing dinding rata dan polos, memberi sentuhan pada dinding juga dapat dalam bentuk mengolah dinding tersebut menjadi “tidak rata”. Seperti membuat lubang yang bisa berfungsi sebagai tempat “mengintip”, mendapatkan cahaya dari ruang di sebelahnya yang lebih terang, serta memberi efek luas pada ruangan tersebut. Bisa juga dinding dibuat tidak rata dengan pembuatan ceruk yang difungsikan sebagai rak untuk menempatkan pernak-pernik pajangan dan art work yang memperindah ruang. Sedangkan pembuatan relief pada dinding bisa dilakukan dengan semen atau gypsum yang bisa dibentuk sesuai kreasi. Biasanya untuk menghadirkan kesan natural pada salah satu sudut rumah
1. Jenis-jenis batu bata
1. Bata Ringan
Bata ringan merupakan material modern pengganti batu bata merah. Jika batu bata merah dikerjakan secara home industry dengan kualitas bervariasi. Bata ringan dihasilkan melalui proses teknologi modern aerasi dan autoklaf, sehingga dipastikan bermutu tinggi. Beberapa keunggulan penggunaan bata ringan, kuat, tahan api, tahan air dan kedap suara. Karena didesain secara ergonomis, menggunakan bata ringan menjadi hemat dalam pemakaian bahan perekatnya.
Keunggulan bata ringan (dalam hal ini dibandingkan dengan batu bata merah):
2. Presisi dan rata, sehingga tak sulit membuat dinding terlihat rata dan rapi.
3. Hemat plesteran dan spasi hingga 75% karena ukurannya yang lebih besar daripada batu bata merah.
4. Lebih ringan 50%, sehingga memperkecil beban struktur dan mudah dalam pengangkutan.
5. Lebih cepat pengerjaannya karena ukurannya yang besar dan bobotnya yang ringan.
6. Kedap suara sehingga tingkat kebisingan dalam ruangan rendah.
7. Dapat menginsulasi panas, membuat suhu dalam ruangan jadi stabil.
8. Kuat tekan dan dampak yang ditimbulkan tidak berat ketika gempa.
9. Tahan api, aman ketika terjadi kebakaran.
10. Penetrasi air rendah, sehingga dinding tidak mudah lembab dan cepat kering.
11. Ramah lingkungan karena 70% materialnya udara.
12. Bisa langsung diberi aci tanpa harus diplester terlebih dulu, dengan menggunakan semen khusus. Bahan dasar acian/semen tersebut adalah pasir silika, semen, filler, dan zat aditif. Untuk menggunakannya, semen ini hanya dicampur dengan air. Tetapi bisa juga menggunakan bahan seperti pemasangan batako.
2. Umumnya memiliki ukuran 60 cm x 20 cm dengan ketebalan 8–10 cm.
3. Untuk dinding seluas 1 m2, kira-kira membutuhkan:
1. Penggunaan rangka beton pengakunya lebih luas, antara 9–12.
4. Kekurangan dinding bata hebel/celcon:
1. Bata hebel/celcon = 8 buah
2. Semen instan = 11,43 kg
3. Air = 0,15–0,16 liter
1. Harga relative lebih mahal.
2. Tidak semua tukang pernah memasang bata jenis ini.
3. Hanya toko material besar yang menjual dan penjualannya dalam jumlah m3.
1. Bata Merah
· Batu bata merah dibuat dari tanah liat yang dicetak, kemudian dibakar. Tidak semua tanah lihat bisa digunakan. Hanya yang terdiri dari kandungan pasir tertentu.
· Umumnya memiliki ukuran: panjang 17-23 cm, lebar 7-11 cm, tebal 3-5 cm.
· Berat rata-rata 3 kg/biji (tergantung merek dan daerah asal pembuatannya).
· Bahan baku yang dibutuhkan untuk pasangan dinding bata merah adalah semen dan pasir ayakan. Untuk dinding kedap air diperlukan campuran 1:2 atau 1:3 (artinya, 1 takaran semen dipadu dengan 3 takaran pasir yang sudah diayak). Untuk dinding yang tidak harus kedap air, dapat digunakan perbandingan 1:4 hingga 1:6.
· Kelebihan dinding bata merah:
1. Kedap air, sehingga jarang terjadi rembesan pada tembol akibat air hujan.
2. Keretakan relatif jarang terjadi.
3. Kuat dan tahan lama.
4. Penggunanaan rangka beton pengakunya lebih luas, antara 9-12 m2.
· Kekurangan dinding bata merah:
1. Waktu pemasangan lebih lama dibandingkan batako dan bahan dinding lainnya.
2. Biaya lebih tinggi.
1. Bata Muka (facing brick)
· Bata jenis ini mempunyai kemasan pada permukaannya yang bertekstur, berpasir atau licin serta mempunyai warna atau corak yang sama.
· Bata jenis ini tidak perlu diplaster dan digunakan untuk keperluan kecantikkan yang menunjukkan permukaan batu-bata yang menarik.
· Bata jenis ini juga tahan terhadap keadaan cuaca
1. Bata Teknik (engineering brick)
· Bata teknik ialah bata yang padat
· Bata jenis ini digunakan untuk keperluan seperti:
- Tembok penahan
- Dinding yang menanggung beban
- Tembok-landas dan dinding jambatan
- Pembentungan bata
e. Batu Bata Api (refraktori)
- Bata api ialah jenis bata khusus, yang digunakan untuk mengalas atau melapik lubang cerobong, dandang dan tanur, atau kerja-kerja lain di mana keadaan tahan panas diperlukan.
- Material refraktori diharapkan dapat tahan terhadap temperatur tinggi, tahan terhadap korosi slag cair, logam cair dan gas-gas agresif, siklus termal (thermal cycling), tahan terhadap benturan dan abrasi dengan hanya sedikit perawatan.
- Refraktori didefinisikan sebagai material konstruksi yang mampu mempertahankan bentuk dan kekuatannya pada temperatur sangat tinggi dibawah beberapa kondisi seperti tegangan mekanik (mechanical stress) dan serangan kimia (chemical attack) dari gas-gas panas, cairan atau leburan dan semi leburan dari gelas, logam atau slag [Hancock, 1988 ].
- Refraktori dibuat dari berbagai jenis material terutama keramik yang mana termasuk bahan-bahan seperti alumina, lempung (clay), magnesia, chromit, silicon karbida dan lain-lain. Refraktori digunakan untuk mengkonstruksi atau melapisi struktur yang berhubungan dengan temperatur tinggi, dari perapian sampai blast furnace.
- Sifat-sifat ini diantaranya titik lebur yang tinggi, kekuatan yang bagus pada temperatur tinggi, tahan terhadap degradasi
1. Batu Bata Pasir Kapur (kalsium silikat)
Bata cetak pasir kapur tanpa pembakaran merupakan bahan bangunan alternatif pengganti batu bata dari tanah liat yang pembuatannya memanfaatkan tanah pertanian dan merusak lingkungan. Untuk pengujian kuat tekannya dibuat beberapa macam komposisi pasir dan kapur dengan perbandingan 1 kp : 3 ps, 1 kp : 4 ps, dan 1 kp : 5 ps. Komposisi 1 kp : 3 ps, pada umur 28 hari menunjukkan kuat tekan yang lebih baik (kualitas II) pada pengujian tanpa perendaman benda uji. Pada pengujian benda uji dengan perendaman selama 24 jam ternyata kuat tekannya lebih rendah. Terdapat perbedaan yang signifikan antara kuat tekan bata 1 kp : 4 ps, dan 1 kp : 5 ps.
- Antara kegunaan bata ini ialah:
· Sesuai digunakan dalam kerja yang memerlukan kuatan yang tinggi atau sentiasa terendam di dalam air
· Bata bangunan eksterior
· Bata yang diikat dengan motar
· Batu bata pasir kapur ini dibuat dari campuran kapur dengan pasir yang dalam tahap pembuatan perbandingan antara pasir dan kapur yaitu 1 : 8 yang kemudian dicampur dengan air sebagai pelarut yang ditekankan kedalam campuran dan dicetak sehingga membentuk sebuah batu bata.
5. Jenis-jenis Bahan Praktisi Dinding
a. Papan gypsum
Material ini sebenarnya unggul untuk membuat plafon, namun papan gypsum juga praktis untuk pembentukan dinding, baik dinding dalam (interior) maupun dinding luar (eksterior). Gypsumbisa diaplikasikan sebagai dinding dalam atau sebagai pembatas ruang (partisi). Hanya saja dinding dengan material ini tidak dapat menahan beban konstruksi bangunan. Dinding yang bagian dalam, bukan konstruksi bisa menggunakan papan gypsum sebagai pengganti penggunaan batu bata merah. Penggunaan papan gypsum untuk pemisah ruang ini bisa menghemat pemakaian semen dan pasir atau perekat lain, karena bentuknya yang lebar seperti papan. Yang harus dilakukan adalah membuat sistem rangka sebagai konstruksi dinding. Keunggulan papan gypsum mempunyai tingkat kemampuan akustik (Nouise Reduction Coefisien) tinggi dan daya serap suara yang sangat baik.
Untuk Dinding luar (eksterior) gypsum digunakan sebatas menggantikan fungsi plester dan acian pada permukaan dinding bagian dalam bata, bukan panel dinding secara utuh seperti dinding dalam. Gypsum untuk dinding luar menggantikan dalam dinding, sehingga waktufinishing bisa lebih cepat dan hasil akhir jauh lebih baik. Untuk memperkuat sambungan pada sudut luar gypsum, terdapat UB Steel yakni paper tape dengan proteksi plat metal, sehingga jika terjadi benturan akibat benda keras tidak akan merusak papan gysum.
b. Papan semen bertekstur kayu (woodplank)
Bahan kayu lebih dulu dikenal masyarakat sebagai material untuk membangun rumah. Namun seiring perkembangan zaman, kayu tidak bisa lagi sembarangan diambil dan diproduksi. Kini, material yang bersahabat dengan alam, praktis dan efektif cenderung jadi pilihan. Salah satunya, papan semen bertekstur kayu (woodplank). Material ini memiliki banyak keunggulan, di antaranya tahan air, tahan api dan anti rayap.
Woodplank bermotif dan bertekstur kayu alami yang indah. Kesan kayunya sangat menonjol dengan urat-urat kayu yang terekspos. Mudah diaplikasikan sebagai dinding eksterior maupun interior, juga untuk plafon dan pagar. Mudah juga untuk mengganti warnanya sesuai keinginan, cukup dicat dengan cat eksterior berbahan dasar air. Tersedia dalam berbagai dimensi 250 x 20 x 0,8 cm hingga 405 x 30 x 0,8 cm dengan dua pilihan tipe, polos dan bertekstur.
c. Batako putih ( Tras )
· Batako putih dibuat dari campuran tras, batu kapur, dan air. Campuran tersebut dicetak, lalu dibakar. Tras merupakan jenis tanah berwarna putih / putih kecoklatan yang berasal dari pelapukan batu-batu gunung berapi.
· Umumnya memiliki ukuran panjang 25-30 cm, tebal 8-10 cm, dan tinggi 14-18 cm.
· Untuk dinding seluas 1 m2, kira-kira membutuhkan:
· Batako tras = 25 buah
· Semen = 0,215 sak
· Pasir ayak (pasir pasang) = 0,025 m3
· Kelebihan dinding batako putih:
1. Pemasangan relatif lebih cepat.
2. Harga relatif murah.
· Kekurangan dinding batako putih:
1. Rapuh dan mudah pecah.
2. Menyerap air sehingga dapat menyebabkan tembok lembab.
3. Dinding mudah retak.
4. Penggunaan rangka beton pengaku relatif lebih banyak, antara 7,5-9 m2.
5.
d. Batako semen / Batako Pres
· Batako pres dibuat dari campuran semen PC dan pasir atau abu batu.
· Ada yang dibuat secara manual (menggunakan tangan), ada juga yang menggunakan mesin. Perbedaannya bisa dilihat pada kepadatan permukaan batakonya.
· Umumnya memiliki ukuran panjang 36-40 cm, tebal 8–10 cm, dan tinggi 18-20 cm.
· Untuk dinding seluas 1 m2, kira-kira membutuhkan:
1. Batako pres = 15 buah
2. Semen PC = 0,125 sak
3. Pasir ayak (pasir pasang} = 0,015 m3
· Kelebihan dinding batako pres:
1. Kedap air sehingga sangat kecil kemungkinan terjadinya rembesan air.
2. Pemasangan lebih cepat.
3. Penggunaan rangka beton pengakunya lebih luas, antara 9 – 12 m2.
· Kekurangan dinding batako pres:
1. Harga relatif lebih mahal dibanding batako tras.
2. Mudah terjadi retak rambut pada dinding.
3. Mudah dilubangi karena terdapat lubang pada bagian sisi dalamnya
e. Bataton
Bataton terbuat dari campuran semen, agregat, pasir, kerikil, air dan bahan khusus lain. Bahan-bahan ini dicetak dalam berbagai bentuk yang kemudian disebuat sebagai bataton. Bentuk-bentuk bataton ini menyisakan rongga pada bagian dalamnya.Rongganya bisa diisi baja untuk tiang kolom, juga bisa sebagai jalur pipa air dan kabel listrik.
Banyak pilihan bentuk bataton yang diproduksi oleh Holcim ini. Sebut saja blok beton berprofil H untuk dinding, bataton profil U untuk balok pengikat fondasi (sloof ), dan balok pengaku (ringbalk ), serta bataton bentuk kolom. Sedangkan bataton balok, rooster , dan lengkung menjadi material pendukung elemen rumah.
Rongga pada bataton dapat berperan juga sebagai isolator panas. Rongga tersebut dapat menangkap rambatan radiasi panas pada dinding akibat terpapar terik matahari. Dengan begitu, suhu radiasi panas pada dinding tak seluruhnya merembes sampai ke dalam ruangan.
Daya tarik lain dari bataton adalah proses konstruksinya lebih ekonomis jika dibandingkan bata merah. Contohnya pembuatan dinding bata merah yang memerlukan bingkai struktur (kolom praktis, sloof , dan ringbalk ), yang harus menggunakan cetakan (bekisting ). Selain menunggu masa keras beton, bekisting pada bingkai struktur dinding tadi harus dilepas. Untuk pemasangannya, minimal satu hari, dicor, besok dilepas, baru dipasang lagi. Kalau pakai blok beton cukup dalam satu hari, dapat diisi tulangan besi, lalu bisa ditaruh pada atasnya. Tidak perlu menggunakan bekisting. Jadi hemat kayu, waktu dan tenaga. Konstruksi jadi lebih ekonomis.
1. Dinding kaca
Seiring dengan meningkatnya produksi dan teknologi bahan kaca, penggunaan kaca sebagai
bahan konstruksi rumah pun meningkat dari tahun ke tahun. Dulu mungkin kita hanya memakai kaca di rumah untuk jendela ataupun pintu. Namu sekarang kaca merupakan bagian dari desain eksterior maupun interior rumah. Dinding kaca bisa membuat rumah terlihat lebih luas dari aslinya. Halaman rumah yang hijau dan asri pun dapat dilihat dari dalanm rumah yang menyebabkan suasana menjadi lebih alami dan sejuk. Namun perlu dipertimbangkan juga jika dinding kaca langsung terkena sinar matahari yang akan membuat udara dalam rumah menjadi panas.
G. Dinding lembaran (Cladding)
Bila anda menginginkan pembuatan dinding dengan cepat, anda bisa mengganti dinding konvensional dengan dinding partisi lembaran. Macamnya juga banyak, contohnya, metal cladding, GRC atau Fiber Cement ( Kalsiboard ) untuk dinding bagian luar, dan gypsum atau multiplex untuk dinding bagian dalam. Rangkanya terbuat dari besi hollow atau baja ringan. Karena bobotnya yang lebih ringan system dinding ini cocok digunakan pada bangunan yang berdiri diatas tanah berdaya dukung rendah. Keuntungan lainnya adalah tahan gempa dan harganya pun lebih murah dari dinding konvensional.
H. Dinding Kayu
Karena langka dan mahalnya kayu dewasa ini, mungkin jarang sekali rumah yang memakai dinding jenis ini. Kecuali untuk rumah-rumah di pedesaan atau rumah-rumah yang sengaja desainnya bergaya country. Dinding papan kayu juga bisa digunakan pada bangunan konstruksi rangka kayu. Kelebihan dinding ini adalah untuk menciptakan suasana yang hangat dan natural. Suasana di dalam rumah pun akan lebih sejuk. Namun perawatannya lah yang sulit. Kayu lebih mudah lapuk jika terkena panas dan hujan. Belum lagi serangan rayap untuk daerah tropis seperti negara kita ini.
I.Papan Triplek/ Multiplek
Papan Multiplek dibuat dari serutan kayu yang dilapiskan secara vertical dan horizontal secara berselangseling antar lapisan, dan antar lapisan tersebut di press dengan tekanan tertentu dan di lem. Dalam proses pembuatannya masing-masing lapisan pada triplek maupun multiplek telah mengalami pengeringan yang sempurna dan telah difumigasi, sehingga menjadikan papan triplek/multiplek tahan terhadap rayap dan hewan pemakan kayu lainnya dan tidak mudah mengalami pelapukan.
Ketahanan terhadap air
Papan Triplek/Multiplek bila dibiarkan tanpa pelapis tidak akan tahan terlalu lama di tempat yang berair, namun bila hanya tersiram untuk jangka waktu yang tidak terlalu lama, triplek /multiplek lebih bertahan daripada papan gypsum standar. Bila direndam dalam air dalam waktu yang cukup lama maka papan akan mengelupas tiap lapisannya, dan melapuk. Namun dengan pelapisan yang baik partisi triplek/multiplek dapat digunakan untuk ruang yang lembab (misal: sebagai partisi toilet)
Akustik
Papan Multiplek memiliki tingkat reduksi yang cukup bagus (tergantung juga ketebalannya) dan mudah dibentuk, sehingga papan multiplek cocok ruang yang memerlukan pengaturan tata suara (misal gedung konser)
Harga
Dari soal harga saat ini harga bahan bangunan berbahan dasar bahan kayu relatif lebih mahal saat ini. Harga tiap lembar multiplek dipengaruhi oleh tebal dan tekstur kayu yang dipakai. Bahan triplek/ multiplek sangat fleksibel karena bisa dibongkar pasang tanpa banyak merusak bahan, dan bahan masih bisa digunakan lagi, hal ini menjadikan bahan ini lebih ekonomis untuk jangka panjang (bila memang partisi sering di bongkar pasang)
Ketahanan Terhadap Api
Sifat bahan dasar kayu sebagai penghantar api, Bahan multiplek sebaiknya dihindarkan untuk partisi ruang- ruang yang kontak langsung dengan api (misal dapur, laboratorium dll) penggunaan multiplek untuk partisi ruang yang retan terhadap api dapat diatasi dengan penggunaan bahan pelapis yang tahan api.
Pemasangan
Dari segi pemasangan papan multiplek lebih fleksibel dan mudah dibentuk manjadi model apapun, pemasangan tidak memerlukan tenaga ahli khusus. Rangka untuk menyokong papan multiplek juga bisa terbuat dari kayu maupun rangka metal. Kelebihan dari pemasangan multiplek adalah bahan yang mudah dibentuk menjadi bentuk apapun, dan sisa maupun bongkaran bisa dimanfaatkan lagi tanpa terlalu banyak kerusakan.
1. Papan Kalsium
Papan Kalsium terbuat dari panel kalsium-silikat dan menggunakan serat selulosa sebagai penguat. Secara tampilan kasat mata papan kalsium menyerupai bahan plafon fibercement, namun lebih tebal dan kuat. Papan kalsium dalam proses produksinya telah mengalami pengeringan secara autoclaving, sehingga tidak mengalami muai susut. Berat jenis papan lebih berat daripada papan gypsum, namun dari sisi kekuatan dan kepadatan papan kalsium lebih padat dan kuat. Dipasaran ketebalan papan kalsium terdiri dari 6mm,9mm dan 12 mm.
Ketahanan terhadap air
Papan Kalsium lebih tahan terhadap air dan lembab. Bila terkena air, papan kalsium tidak akan terurai seperti halnya papan gypsum, ataupun terkelupas seperti triplek atau multiplek, namun dari beberapa pengalaman yang saya temui, papan kalsium bila terkena air dan lembab akan mudah sekali terdapat bercak-bercak hitam (jamur), namun hal ini dapat dengan mudah diatasi dengan pengamplasan dan pengecatan kembali.
Akustik
Papan kalsium memiliki material yang cukup padat, bahkan lebih padat dari plesteran dinding bata pada umumnya, oleh karena itu dari segi akustik papan kalsium cenderung tidak dapat menyerap suara dengan baik dan tidak cocok untuk ruang yang membutuhkan peredaman suara (misal ruang pertunjukan atau studio)
Harga
Harga papan kalsium rata-rata dipasaran relatif lebih mahal daripada papan gypsum standart dengan ketebalan yang sama, namun dalam aplikasi partisi yang sama papan kalsium bisa menggunakan ketebalan yang lebih tipis daripada papan gypsum. Namun bila dibandingkan dengan papan gypsum untuk aplikasi khusus ( papan gypsum tahan api, papan gypsum tahan kelembaban, maupun papan gypsum tahan benturan) maka harga papan kalsium relatif lebih murah.
Ketahanan Terhadap Api
Bahan papan kalsium rata-rata tidak mudah terbakar dan tidak juga menyebarkan nyala api, sehingga bahan ini sangat cocok untuk ruang-ruang yang membutukkan perlindungan terhadap api, dan yang rentan pada kebakaran (mis: dapur, laboratorium, dll)
Ketahanan Terhadap Benturan dan Goresan
Bahan dengan kerapatan yang padat, menjadikan papan kalsium cocok diaplikasikan di ruang dimana banyak orang dan barang berlalu lalang. Papan Kalsium tidak mudah ”gupil” dan gores, namun perlu dicatat bahwa papan kalsium mempuyai sifat yang lebih getas, sehingga bila mengalami benturan yang cukup keras pada bagian yang tidak terdapat rangka bisa mengalami keretakan, dan keretakan pada papan kalsium memang bisa diatasi dengan pemberiana plaster & compount seperti halnya pada gypsum, namun hasilnya tidak bisa serapi papan gypsum.
Pemasangan
Dalam hal pemasangan tidak jauh beda dengan pemasangan papan gypsum, namun perlu dicatat, bahwa papan kalsium dengan sifat bahan yang lebih keras dan kaku maka biasanya bila rangka kurang rapi sambungan antar panel juga terlihat begelombang, dan hal ini lebih sulit diatasi dengan dempul daripada papan gypsum.
KITA memiliki beberapa alasan untuk mengubah tampak bangunan rumah. Sering kali kita merasa perlu untuk mengubahnya karena dianggap tak lagi mewakili karakter penghuni.
Perubahan fasad itu juga bisa disebabkan hidup kita telah berubah signifikan, sehingga merasa perlu untuk mengubah citra diri kita dengan cara mengubah fasad rumah. Bentuk fisik bangunan rumah kita pun telah berubah, dari yang tadinya hanya satu lantai menjadi dua lantai atau telah mengalami perluasan.
Fasad atau tampak bangunan merupakan bagian utama bangunan yang paling banyak dilihat orang. Dengan tampak sebagai elemen utama yang dominan, akan membantu dalam membentuk citra dan karakter penghuni.
Namun di sisi lain, sebagai bagian terluar dari bangunan, tampak eksterior akan menjadi bagian terdahulu yang paling kritis serta rentan terhadap perubahan cuaca yang ekstrem dan cepat.
Karena itu, dibutuhkan kecermatan dalam hal pemilihan dan penanganan yang khusus guna menghindari kerusakan yang dapat timbul akibat perubahan cuaca tersebut.
Kemampuan kita dalam menentukan material yang dipakai, ataupun jenis finishing yang kita pilih akan sangat membantu memperkuat ketahanan tampak luar bangunan terhadap iklim dan cuaca yang dapat menyebabkan kerusakan pada bangunan.
Ancaman terbesar yang dihadapi oleh bangunan yang berada di iklim tropis adalah:
- Panas matahari yang bersinar sepanjang tahun
- Kelembapan udara yang tinggi
- Terpaan air hujan Ketiga hal tersebut bakal mengakibatkan kerusakan pada bangunan, seperti fasad berlumut, bangunan yang retak-retak kecil pada dinding, dan warna bangunan menjadi mudah pudar baik pada dinding, cat, maupun kusen-kusennya.
Berikut ini saya akan mencoba memberi gambaran dan wawasan mengenai pemilihan material, yang sebaiknya Anda gunakan pada fasad rumah.
Tujuannya agar terjadi kesesuaian antara tema rumah modern yang ingin Anda terapkan dan pemilihan material berikut finishing-nya, namun tetap bisa bertahan dan sesuai dengan iklim tropis yang ada di negara kita. Semoga bermanfaat!
Pintu dan jendela
Bentuk kusen dan pintu lurus serta memanjang, baik vertikal maupun horizontal, serta menghindari bentuk bujur sangkar karena biasanya kusen jendela merupakan bagian dari bidang dinding yangdicoak/dilubangi baik di tengah, di pinggir, ataupun di salah satu sisi ruangan.
Dapat pula berupa bidang persegi yang dominan berbentuk kotak utuh membuka seluruh dinding. Material yang dipilih dapat adalah:
1. Kusen UPVC atau aluminium
Menggunakan material logam pada tampak bangunan, juga dimungkinkan untuk kusen dan pintu- pintunya. UPVC dan aluminium tidak perlu dilapis lagi karena finishing-nya sudah menyatu dan dilakukan di pabrik.
2. Menggunakan kayu
Untuk finishing kayu di luar, sebaiknya menggunakan Ultran lasur ataupun finishing yang menggunakan waterbase sehingga lebih awet dan tahan lama. Material kayu yang digunakan sebaiknya kayu jati, ulin, atau merbau yang relatif lebih tahan terhadap cuaca.
Balkon
Pagar balkon bisa menggunakan material kaca yang dijepit denganstainless steel atau besi. Dapat pula menggunakan railing besi atau kayu dengan pola garis horizontal ataupun vertikal. Atau, dikombinasikan dengan pagar beton yang dikolaborasikan menggunakan tekstur material yang berbeda.
Atap
Untuk atap, dapat dipilih bentuk atap datar, atap pelana, atau atap limas. Sebaiknya atap tidak terlihat dominan karena gaya minimalis lebih menekankan pada bentuk- bentuk dasar, yaitu kubus dan kotak.
Kalaupun memakai bentuk atap pelana atau piramida/limas, bentuk yang menonjol pada bagian muka adalah dindingnya. Material yang saat ini umum dipakai yakni genting beton ataupun genteng keramik berbentuk datar. Sementara untuk warnanya dapat dipilih yang berwarna hitam atau abu-abu gelap.
Dinding bangunan
Bentuk dan dinding bangunan minimalis modern merupakan bagian yang sangat menonjol pada tampak bangunan. Pada bangunan minimalis, biasanya berupa bidang-bidang datar yang utuh dan dikombinasikan dengan lubang-lubang ataupun coakan pada bidang yang utuh tersebut. Pembedanya dilakukan dengan menggunakan tekstur ataupun material yang berlainan di antara bidang dinding.
A. Menggunakan batu alam
Pilihlah batu alam yang memiliki porositas/lubang-lubang kecil serta karakter keras, seperti batu andesit, granit, atau batu kali, sehingga mengurangi kemungkinan rusak, berjamur, dan berlumut.
Jangan lupa untuk memberi lapisan/coating khusus batu alam, sehingga warnanya tetap natural serta tidak mudah pudar sepanjang tahun akibat kelembapan dan panas matahari.
B. Menggunakan acian, beton, ataupun bata ekspos
Untuk tampak eksterior, alangkah baik jika kita menggunakan material yang relatif tahan terhadap cuaca. Untuk beton atau bata ekspos, sebaiknya dilapisi coating. Demikian pula jenis batanya.
Untuk keperluan ekspos, tentu jenis batanya berbeda dengan bata biasa. Untuk yang acian dapat menggunakan cat eksterior waterproofyang mudah kita peroleh di toko material terdekat.
Tak lupa untuk tampak samping dan belakang diberi lapisan cat yangwaterproof, juga guna menghindari meresapnya air ke dalam tembok yang dapat mengakibatkan kerusakan.
C. Menggunakan keramik, marmer, atau granit
Kita bisa memilih yang relatif kasar pada permukaannya agar tidak licin namun mudah dibersihkan. Pilihlah yang sedikit lebih baik mutunya sehingga tidak mudah rusak dan pudar warnanya. Lebih baik lagi jika menggunakan homogeneus tile, marmer, atau granit yang relatif tahan lama.
Kanopi dan jendela sunshading ataupun grill/kisi-kisi
A. Menggunakan kaca
Kaca merupakan material yang tahan cuaca dan mudah dibersihkan, tetapi memberi efek panas ke dalam bangunan. Kita bisa memilih menggunakan bukaan kaca yang tidak terlalu besar pada arah hadap timur maupun barat bangunan. Jika terpaksa, gunakanlah pelapis kaca film, kanopi, ataupun menggunakan kisi-kisi besi atau kayu sebagaisunshading. Kita dapat pula menggunakan pohon dan tanaman guna mengurangi cahaya panas.
B. Menggunakan kayu dan besi
Demikian juga untuk kanopi, pagar, dan pergola pada carport. Untuk finishing, material besi ini sebaiknya dilapisi dengan zinccromate demi mencegah karat, baru kemudian dilapisi dengan cat.
Untuk finishing kayu di luar, seperti telah dikemukakan di atas, sebaiknya menggunakan Ultran lasur ataupun finishing waterbasesehingga lebih awet dan tahan lama.
Material kayu yang digunakan sebaiknya kayu jati, ulin, atau merbau yang relatif lebih tahan terhadap cuaca. Penggunaan material tersebut dapat dikombinasikan serta diatur sedemikian rupa sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh dan lengkap.
Menentukan prioritas material yang digunakan juga boleh dilakukan sehingga salah satu material bisa diaplikasikan sebagai fokus/poin utama yang dominan, sedangkan yang lainnya merupakan pelengkap atau tambahan. Jangan sampai masing-masing material berebut untuk menjadi dominan sehingga tidak tampak serasi.
Holcim Genjot Produksi Semen 2014 di Tuban
Tahun 2014 Holcim Tbk,
PT Holcim Indonesia Tbk meresmikan produksi semen perdananya dari Pabrik Tuban 1, Selasa (17/6/2014). Pabrik Tuban ini akan memberikan tambahan kapasitas produksi perusahaan sebesar 1,7 juta ton per tahun.
CEO Holcim Indonesia, Eamon Ginley, mengatakan, permintaan produk Holcim terus mengalami peningkatan. Pabrik Tuban menempatkan Holcim Indonesia dalam posisi yang menguntungkan untuk meraih peluang pertumbuhan di masa depan.
"Kami berkomitmen untuk melayani pelanggan semaksimal mungkin dengan mudah bekerjasama, menciptakan nilai tambah, memberikan solusi terbaik dan terus membangun kerjasama yang baik untuk jangka panjang dengan para pelanggan”.
Eamon menjelaskan, tahun lalu merupakan masa transisi yang menyebabkan pasokan sangat ketat. Namun begitu, Holcim masih tetap beroperasi penuh sepanjang tahun 2013 dan 2014. Tambahan kapasitas produksi sebesar 20 persen dari Pabrik Tuban 1 dan sejumlah yang sama dari Pabrik Tuban 2 yang rampung dibangun pada tahun 2015 mendatang, akan memberikan keuntungan-keuntungan kompetitif.
"Kedua pabrik memberikan jaminan pasokan barang, biaya produksi yang lebih rendah dan jarak yang lebih dekat dengan pelanggan. Investasi ini tidak hanya melengkapi rekam jejak di Pulau Jawa, namun juga sebagai bentuk investasi logistik dan saluran distribusi untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik secara keseluruhan," tambah Eamon.
Pabrik Tuban, kata Eamon, tidak hanya akan melayani kebutuhan pelanggan, tapi juga membantu perusahaan untuk mempertahankan posisi di tiga besar dalam industri semen di Indonesia. Khususnya di Jawa Timur, mereka menargetkan pangsa pasar meningkat dari 9 persen menjadi 16 persen.
Laba
Pada periode triwulan pertama tahun ini, Holcim mampu mencetak laba dari hasil penjualan yang stabil di tengah kondisi industri konstruksi yang melambat.
Laba yang diperoleh perusahaan pada kuartal I 2014, tumbuh 9,1 persen dari peningkatan volume sebesar 1,45 persen, peningkatan 7,9 persen pada volume beton jadi dan 27,5 persen pada volume agregat.
Sumber
PT Holcim Indonesia Tbk meresmikan produksi semen perdananya dari Pabrik Tuban 1, Selasa (17/6/2014). Pabrik Tuban ini akan memberikan tambahan kapasitas produksi perusahaan sebesar 1,7 juta ton per tahun.
CEO Holcim Indonesia, Eamon Ginley, mengatakan, permintaan produk Holcim terus mengalami peningkatan. Pabrik Tuban menempatkan Holcim Indonesia dalam posisi yang menguntungkan untuk meraih peluang pertumbuhan di masa depan.
"Kami berkomitmen untuk melayani pelanggan semaksimal mungkin dengan mudah bekerjasama, menciptakan nilai tambah, memberikan solusi terbaik dan terus membangun kerjasama yang baik untuk jangka panjang dengan para pelanggan”.
Eamon menjelaskan, tahun lalu merupakan masa transisi yang menyebabkan pasokan sangat ketat. Namun begitu, Holcim masih tetap beroperasi penuh sepanjang tahun 2013 dan 2014. Tambahan kapasitas produksi sebesar 20 persen dari Pabrik Tuban 1 dan sejumlah yang sama dari Pabrik Tuban 2 yang rampung dibangun pada tahun 2015 mendatang, akan memberikan keuntungan-keuntungan kompetitif.
"Kedua pabrik memberikan jaminan pasokan barang, biaya produksi yang lebih rendah dan jarak yang lebih dekat dengan pelanggan. Investasi ini tidak hanya melengkapi rekam jejak di Pulau Jawa, namun juga sebagai bentuk investasi logistik dan saluran distribusi untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik secara keseluruhan," tambah Eamon.
Pabrik Tuban, kata Eamon, tidak hanya akan melayani kebutuhan pelanggan, tapi juga membantu perusahaan untuk mempertahankan posisi di tiga besar dalam industri semen di Indonesia. Khususnya di Jawa Timur, mereka menargetkan pangsa pasar meningkat dari 9 persen menjadi 16 persen.
Laba
Pada periode triwulan pertama tahun ini, Holcim mampu mencetak laba dari hasil penjualan yang stabil di tengah kondisi industri konstruksi yang melambat.
Laba yang diperoleh perusahaan pada kuartal I 2014, tumbuh 9,1 persen dari peningkatan volume sebesar 1,45 persen, peningkatan 7,9 persen pada volume beton jadi dan 27,5 persen pada volume agregat.
Sumber
Minggu, 09 Februari 2014
DAFTAR HARGA READY MIX / BETON COR
CV. HOLCIM READY MIX adalah perusahaan pemasok beton siap pakai ( readymix concrete) Saat ini wilayah operasional kami telah menjangkau kota-kota strategis di seluruh Indonesia.
Keterangan
1- Klas A ( K 400)
Beton untuk pricast/ prestressed
Slump ( + _12) Rp 990.000/ m3
2- Klas P ( K450 )
Beton untuk rigit jalan klas 1 ( jl negara / jl tol) .
Slump ( + _12) Rp 1050.000/ 3
3- Klas B ( K350 )
Beton untuk lantai dan bangunan pabrik / rigit jalan.
Slump ( + _12) Rp 860.000/ m3
4- Klas K 300
Beton untuk kontruksi bangunan ruko / rumah bertingkat 3 lanta s/ d 5 lantai .
Slimp ( + _12) Rp 830.000/ m3
5- Klas K 250
konstruksi bangunan bertingkat dua lantai, ruko/ rumah tinggal / standar.
slump ( + _12) Rp 795.000/ m3
6- Klas K 225 ( mobil setandar)
konstruksi bangunan bertingkat dua lantai, ruko/ rumah tinggal.
slump ( + _12) Rp 775.000/ m3
7- Klas 225 ( MINI MIX / mobil kecil)
kontsruksi bangunan bertingkat dua lantai, ruko/ rumah tinggal.
slump ( + _12) Rp 1.040.000/ M3
8- Klas D ( K 175 )
konsruksi bangunan ringan.
slump ( + _12) Rp 755.000/ m3
9- Klas E ( K 125 )
konsruksi LC/ lantai dasar.
slump ( + _12) Rp 650.000/ m3
10- Klas BO
konsruksi LC/ lantai dasar.
slump ( + _12) Rp 695.000/ m3
KONDISI HARGA
1.Harga dapat berubah sewaktu-waktu apabila ada kenaikan BBM, semen, ataupun kebijakan pemerintah.
2. Pihak pembeli bertanggung jawab terhadap tersedianya jalan yang layak, kondisi keamanan ( polisi dan masyarakat) setempat dan dapat dilalui truck mixer menuju lokasi proyek.
3. Penambahan additive ditanggung oleh pembeli.
4. Pembongkaran beton manual atau lebih dari 2 ( dua jam) jam dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 100.000 / mobil.
untuk informasi lebih lanjut hubungi :
Bapak : WAYAN ADMAJA ( Hp: 082112223685)
CV. HOLCIM READYMIX
Jl. T.B. Simatupang No. 42 Jakarta Selatan 12550
Telp. (021) 71569931
Email : holcimreadymix@gmail.com
Rabu, 22 Januari 2014
Daftar Harga Pasir dan Batu Terbaru
Harga Pasir dan Batu 2014, Membangun rumah ataupun membangun sebuah gedung pasti memerlukan material pasir dan batu. Bahan bangunan ini sangat penting dalam proses pembangunan karena merupakan bahan pokok yang harus ada.
Harga Pasir dan Batu sewaktu-waktu bisa berubah,namun tidak jauh dari daftar harga berikut ini :
HARGA PASIR
BATU - MATERIAL STRUKTUR RUMAH
BATU - ALAM
Harga Pasir dan Batu sewaktu-waktu bisa berubah,namun tidak jauh dari daftar harga berikut ini :
HARGA PASIR
| Spesifikasi Barang | satuan | Harga (Rp.) |
|---|---|---|
| Pasir Putih Bangka | m3 | 250.000,- |
| Pasir Putih Bangka | pick up | 550.000,- |
| Pasir Putih Bangka | truk | 1.330.000,- |
| Pasir Mundu | m3 | 225.000,- |
| Pasir Mundu | pick up | 575.000,- |
| Pasir Mundu | ton | 3.750.000,- |
| Pasir Cileungsi | truk | 1.150.000,- |
| Pasir Cileungsi | m3 | 185.000,- |
BATU - MATERIAL STRUKTUR RUMAH
| Spesifikasi Barang | satuan | Harga (Rp.) |
|---|---|---|
| Batako Semen Besar | buah | 2.000,- |
| Batu Bata Merah (biasa) | buah | 425,- |
| Batu Bata Merah (oven) | buah | 600,- |
| Batu Kali Belah | m3 | 175.000,- |
| Batu Split | pick up | 250.000,- |
| Batu Split | truk | 1.250.000,- |
| Batu Knecker | m3 | 200.000,- |
BATU - ALAM
| Spesifikasi Barang | satuan | Harga (Rp.) |
|---|---|---|
| Batu Candi (30 x 30) | m2 | 110.000,- |
| Batu Andesit (30 x 30) | m2 | 150.000,- |
| Batu Garut | m2 | 75.000,- |
| Batu Alor | 50 kg | 270.000,- |
| Batu Ambon | 25 kg | 75.000,- |
| Batu Kupang | 25 kg | 65.000,- |
| Batu Pancawarna | 25 kg | 60.000,- |
| Batu Hijau | 25 kg | 70.000,- |
| Batu Italy | 15 kg | 70.000,- |
| Batu Bali | 10 kg | 60.000,- |
Selasa, 21 Januari 2014
Daftar Harga Semen Terbaru
Bahan Bangunan Terbaru , Semen adalah bahan atau material bangunan yang terpenting dalam suatu proyek pembangunan. Semen mempunyai peranan penting yaitu sebagai bahan pengikat kerikil dan pasir agar menjadi campuran yang diharapkan.
Berikut ini adalah informasi Daftar Harga Semen Terbaru mulai dari Semen TIGA RODA, Semen HOLCIM, Semen PADANG dan Semen GRESIK dan Semen Instan - Mortar Utama :
1. Semen Tiga Roda

2. Semen Holcim

3. Semen Gresik

4. Semen Padang

5. Semen Putih Tiga Roda

Daftar Harga Semen Instan - Mortar Utama (MU)

Ingat ! Harga semen di masing-masing daerah itu berbeda-beda tergantung dari penjualnya,tetapi tidak beda jauh dari daftar harga diatas. Jika ada kesalahan mohon dimaklumi.
Berikut ini adalah informasi Daftar Harga Semen Terbaru mulai dari Semen TIGA RODA, Semen HOLCIM, Semen PADANG dan Semen GRESIK dan Semen Instan - Mortar Utama :
1. Semen Tiga Roda

| Nama Produk | Jenis | Harga |
|---|---|---|
| Semen Tiga Roda 50kg | PC | Rp. 63.000,- |
| Semen Tiga Roda 40kg | Portland Cement | Rp. 52.000,- |
2. Semen Holcim

| Nama Produk | Jenis | Harga |
|---|---|---|
| Semen Holcim 50kg | PC | Rp. 62.000,- |
| Semen Holcim 40kg | Portland Cement | Rp. 51.000,- |
3. Semen Gresik

| Nama Produk | Jenis | Harga |
|---|---|---|
| Semen Gresik 50kg | PC | Rp. 61.000,- |
| Semen Gresik 40kg | Portland Cement | Rp. 50.000,- |
4. Semen Padang

| Nama Produk | Jenis | Harga |
|---|---|---|
| Semen Padang 50kg | PC | Rp. 60.000,- |
| Semen Padang 40kg | Portland Cement | Rp. 49.000,- |
5. Semen Putih Tiga Roda

| Nama Produk | Jenis | Harga |
|---|---|---|
| Semen Putih Tiga Roda | Semen Putih | Rp. 80.000,- |
Daftar Harga Semen Instan - Mortar Utama (MU)

| Spesifikasi Barang | satuan | Harga (Rp.) |
|---|---|---|
| MU-100 Plester Premium | 40 kg | 60.000,- |
| MU-200 Acian Plester & Beton | 5 kg | 21.500,- |
| MU-200 Acian Plester & Beton | 40 kg | 158.500,- |
| MU-260 Acian Profil | 25 kg | 190.500,- |
| MU-270 Acian Putih | 25 kg | 156.000,- |
| MU-300 Pasangan Bata | 40 kg | 50.500,- |
| MU-301 Pas Bata & Plester | 10 kg | 21.000,- |
| MU-301 Pas Bata & Plester | 40 kg | 57.500,- |
| MU-380 Perekat Bata Ringan | 5 kg | 21.000,- |
| MU-380 Perekat Bata Ringan | 40 kg | 150.000,- |
| MU-400 Perekat Keramik Dinding | 5 kg | 35.000,- |
| MU-410 Self Leveling Floor | 25 kg | 255.000,- |
| MU-440 Perata Lantai | 40 kg | 55.000,- |
| MU-445 Perata Lantai Premium | 40 kg | 105.000,- |
| MU-450 Perekat Keramik Lantai | 5 kg | 33.500,- |
| MU-450 Perekat Keramik Lantai | 40 kg | 205.000,- |
| MU-460 Perekat Keramik Daerah Basah | 25 kg | 438.500,- |
| MU-470 White Tile Addesive | 25 kg | 385.000,- |
| MU-480 Perekat Keramik diatas Keramik | 5 kg | 75.500,- |
| MU-L500 Perekat Mortar & Beton | 2 kg | 205.500,- |
| MU-600 Pelapis Kedap Air | 3 kg | 115.000,- |
| MU-600 Pelapis Kedap Air | 30 kg | 1.080.500,- |
| MU-700 Floor Hardener | 25 kg | 140.500,- |
| MU-800 Non-Shrink Grout | 40 kg | 157.000,- |
| MU-830 Perbaikan Permukaan Beton | 40 kg | 263.000,- |
| MU-840 Finish Coat Repair | 25 kg | 325.000,- |
Ingat ! Harga semen di masing-masing daerah itu berbeda-beda tergantung dari penjualnya,tetapi tidak beda jauh dari daftar harga diatas. Jika ada kesalahan mohon dimaklumi.
Rabu, 15 Januari 2014
Serba - Serbi Beton Readymix (Readymix Concrete)
Sekilas Tentang Beton
Apa Itu Beton?
Dalam konstruksi, beton adalah sebuah bahan bangunan komposit yang terbuat dari kombinasi agregat dan pengikat semen. Bentuk paling umum dari beton adalah beton semen Portland yang terdiri dari agregat mineral. Nama lama beton adalah batu cair.
Ingredient Propotions
Coarse Aggregate : 43%
Sand : 34%
Cement + Water : 23%
Apa Itu Agregat?
Agregat dapat dibagi dalam dua kelompok, yaitu agregat alami dan agregat buatan.
1. Agregat Alami
Merupakan jenis agregat yang terbentuk secara alami oleh alam. Agregat alami dapat diklasifikasikan menurut sejarah terbentuknya peristiwa geologi, yaitu agregat beku, agregat sedimen, dan agregat metamorf. Contohnya: pasir alam (pasir sungai, pasir galian, pasir pantai), kerikil alami, pumise/batu apung.
2. Agregat Buatan
Merupakan jenis agregat yang dibuat oleh manusia. Agregat mulai dibuat oleh manusia oleh karena lokasi mendapatkan agregat alami sangat jauh/jarang atau mungkin juga karena kualitasnya yang lebih baik dari agregat alami. Agregat buatan dapat berupa: batu pecah, pecahan bata/genteng, tanah liat bakar, expanded shale, fly-ash, terak dingin, dsb.
Hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih agregat:
- Ukuran (diameter)
- Permukaan
- Kebersihan
- Berat jenis
- Bentuk
- Kandungan air
- Ketahanan aus
- Tingkat kekerasan, dsb
Apa Itu Semen?
Semen merupakan suatu bahan utama penyusun beton yang bereaksi dengan air membentuk pasta semen. Pasta semen inilah yang mengikat agregat-agregat kasar dan halus menjadi satu kesatuan yang kompak. Semen yang paling umum digunakan adalah semen portland. Biasanya dipercayai bahwa beton mengering setelah pencampuran dan perletakan. Sebenarnya beton tidak menjadi padat karena air menguap, tetapi karena semen berhidrasi. Proses hidrasi ini sendiri berlangsung dari arah luar menuju ke dalam.
Apa Fungsi Air?
Air juga merupakan salah satu bahan penyusun dalam pembuatan beton. Air diperlukan untuk membentuk pasta (bereaksi dengan semen) dan menjadi bahan pelumas antara butir-butir agregat agar dapat mudah dikerjakan dalam proses pengadukan, penuangan, maupun pemadatan. Secara umum air yang digunakan adalah air bersih yang bebas dari kotoran, bebas dari air laut, bebas dari gula. Untuk bereaksi dengan semen, air yang dibutuhkan hanya sekitar 25-30% dari berat semen, namun pada prakteknya bila nilai fas yang didapat kurang dari 0,35 adukan akan sulit dikerjakan. Oleh karena itu, biasanya diambil nilai fas lebih dari 0,40 yang berarti kelebihan air digunakan sebagai pelumas agar adukan beton mudah dikerjakan. Akan tetapi perlu dicatat bahwa jumlah air yang terlalu banyak dapat menyebabkan kekuatan beton menjadi rendah.
Bahan Tambahan
Bahan tambahan dapat berupa bubuk ataupun cairan yang ditambahkan ke dalam campuran adukan beton selama pengadukan dengan tujuan untuk mengubah sifat adukan atau betonnya.
Pengolahan Beton
Pengolahan beton ialah proses pembuatan beton dari pencampuran/pengadukan bahan-bahan beton, pengangkutan adukan, penuangan adukan, pemadatan adukan, perataan adukan, dan perawatan selama pengerasan. Pengadukan secara umum dapat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu: pengadukan manual dengan menggunakan tangan maupun pengadukan dengan mesin. Cara pengangkutan adukan beton akan tergantung pada jumlah adukan yang dibuat dan keadaan tempat penuangan. Pemadatan adukan beton dilakukan dengan tujuan untuk memperkecil pori-pori yang ada di dalam beton. Sedangkan tahap terakhir yaitu perawatan beton dilakukan dengan menjaga agar permukaan beton selalu lembab.
Pekerjaan Beton
Pekerjaan beton di lapangan secara garis besar dapat dibagi menjadi beberapa elemen, yaitu:
- acuan beton, dihitung dalam meter persegi luas permukaan
- perancah acuan, dihitung dalam meter persegi luas permukaan yang ditopang
- baja tulangan, dihitung dalam berat baja tulangan terpasang
- pekerjaan beton, dihitung dalam meter kubik volume beton jadi
Pekerjaan Acuan Beton dan Perancahnya
Acuan beton dan perancah merupakan pekerjaan penting dan strategis karena akan menentukan posisi, alinyemen, ukuran dan bentuk beton yang dicetak. Sesuai dengan fungsinya maka syarat kekokohan, stabilitas, kerapian acuan dan perancah sangat menentukan keberhasilan pekerjaan beton secara keseluruhan. Meskipun demikian tetap saja pekerjaan ini digolongkan sebagai pekerjaan yang sementara karna acuan berikut perancah akan dibongkar dan disingkirkan setelah beton mengeras. Pekerjaan acuan dimulai dengan merancang berdasarkan pada bentuk beton jadi sesuai dengan gambar detail dan spesifikasi teknis dari dokumen perencanaan. Acuan beton sedapat mungkin dibuat berdasarkan pola rancangan panel-panel baku berukuran standar yang secara luwes dapat dirakit untuk dipakai pada bermacam permukaan bidang cetakan. Syarat utama dalam pembuatan acuan beton adalah rapat air, dimensinya tepat sesuai dengan gambar rencana, lurus dan rata pada seluruh permukaannya, serta kokoh dalam menopang seluruh beban termasuk getaran-getaran yang ditimbulkan sewaktu memasang tulangan ataupun pemadatan beton.
Pekerjaan Baja Tulangan
Pekerjaan baja tulangan diukur berdasarkan pada berat batang baja tulangan yang dikerjakan. Pelaksanaannya berawal dari daftar bengkkan baja tulangan yang dibuat berdasarkan gambar perencanaan, yang menggambarkan keseluruhan kebutuhan penulangan termasuk seluruh sambungan-sambungannya. Untuk menjamin kerapian dan kekokohan rangka penulangan harus dilengkapi dengan memasang perkuatan bantuan berupa penyokong, penopang, atau penyangga secukupnya pada tempat-tempat tertentu.
Pekerjaan Adukan Beton
Semen yang bereaksi dangan air sebagai material perekat harus dicampur dan diaduk dengan benar dan merata agar dapat dicapai mutu beton yang baik. Kekentalan adukan beton harus diawasi dan dikendalikan dengan cara memeriksa slump pada setiap adukan beton baru. Umumnya pengadukan dilakukan dengan mesin. Waktu pengadukan tergantung pada kapasitas isi mesin pengaduk, jumlah adukan, jenis serta susunan butir material dan nilai slump beton.
Apa Itu Slump?
Slump beton adalah besaran kekentalan (viscocity) /plastisitas dan kohesif dari beton segar. Nilai slump digunakan sebagai petunjuk ketepatan jumlah pemakaian air dalam hubungannya dengan faktor air semen (fas) yang ingin dicapai. Faktor air semen selain menentukan sifat mudah dikerjakan, juga berpengaruh terhadap kekuatan beton yang dihasilkan.
Pengendalian Pekerjaan Pembetonan
Sering terjadi di lapangan kekuatan beton yang diproduksi cenderung bervariasi dari adukan satu ke adukan berikutnya. Besarnya variasi tersebut bergantung pada:
(1) variasi mutu bahan (agregat) antar adukan
(2) variasi hasil pengadukan
(3) variasi hasil pemadatan
(4) stabilitas pekerja (fit or tired)
Untuk menjamin kekuatan beton yang baik, maka diperlukan pekerjaan pengendalian mutu beton, yaitu memantau dan mengevaluasi secara terus-menerus agar beton yang dibuat di lapangan selalu mempunyai kuat tekan sesuai yang diharapkan. Bila beton yang dihasilkan kurang memuaskan, maka diperlukan langkah sbb.
- analisis ulang struktur berdasarkan kuat tekan beton sesungguhnya
- uji tidak merusak (non destructive test), misalnya dengan Schmidt Rebound Hardness, uji bor inti, dll
Beton Konvensional
Merupakan jenis beton semen biasa. Beton ini terdiri atas campuran kerikil (batu pecah), pasir, dan semen dengan perbandingan berat 3 : 2 : 1. Biasanya beton ini memerlukan penulangan besi.
Beton Polimer
Beton jenis ini ciptaan Prof. Ir. H. Djuanda Suraatmadja. Beton polimer memiliki sifat kedap air, tidak terpengaruh sinar ultraviolet, tahan terhadap larutan agresif seperti bahan kimia serta kelebihan lainnya. Keunggulan lain adalah beton polimer bisa mengeras di dalam air sehingga bisa digunakan untuk memperbaiki bangunan-bangunan bawah air.
Satu-satunya kelemahan yang hingga kini belum teratasi adalah harga beton polimer masih belum bisa lebih rendah dibandingkan dengan beton semen, kecuali untuk daerah Irian Jaya, di mana harga semen berlipat-lipat dari harga semen di Pulau Jawa. Karena itu, beton polimer selama ini lebih banyak digunakan untuk rehabilitasi bangunan yang rusak. Beton polimer dapat dibedakan atas polymer concrete, polymer modified concrete (beton biasa tetapi dimofifikasi dengan menggunakan polimer), polymer impregnated concrete (beton berpori-pori yang kemudian diisi dengan polimer), dan sulfur polymer concrete(beton yang dibuat dari pasir, kerikil, belerang, dan polimer).
Beton Geopolimer
Ditemukan oleh Davidovits. Dinamakan demikian karena merupakan sintesa bahan-bahan alam nonorganik lewat proses polimerisasi. Bahan dasar utama yang diperlukan untuk pembuatan material geopolimer ini adalah bahan-bahan yang banyak mengandung unsur-unsur silikon dan aluminium. Unsur-unsur ini banyak ditemukan, di antaranya pada material buangan hasil sampingan industri, seperti misalnya abu terbang dari sisa pembakaran batu bara. Selama ini, abu terbang-disebut demikian karena kecilnya ukuran partikel dan karenanya mudah beterbangan di udara-lebih banyak tidak dimanfaatkan dengan semestinya ataupun dipakai hanya sebagai bahan timbunan. Penimbunan yang sembarangan bahkan berpotensi mengancam kelestarian lingkungan, selain mudah beterbangan dan mengotori udara, partikel-partikel logam berat yang dikandungnya dengan mudah larut dan mencemari sumber-sumber air. Untuk melarutkan unsur-unsur silikon dan aluminium, serta memungkinkan terjadinya reaksi kimiawi, digunakan larutan yang bersifat alkalis. Material geopolimer ini digabungkan dengan agregat batuan kemudian menghasilkan beton geopolimer, tanpa menggunakan semen lagi.
Geopolimer dikatakan ramah lingkungan, karena selain dapat menggunakan bahan-bahan buangan industri, proses pembuatan beton geopolimer tidak terlalu memerlukan energi, seperti halnya proses pembuatan semen yang setidaknya memerlukan suhu hingga 800 derajat Celsius. Dengan pemanasan lebih kurang 60 derajat Celsius selama satu hari penuh sudah dapat dihasilkan beton yang berkekuatan tinggi. Karenanya, pembuatan beton geopolimer mampu menurunkan emisi gas rumah kaca yang diakibatkan oleh proses produksi semen hingga tinggal 20 persen saja.
Hasil-hasil riset selama ini telah menunjukkan bahwa beton geopolimer memiliki sifat-sifat teknik yang amat mengesankan, di antaranya kekuatan dan keawetan yang tinggi. Sebuah perusahaan beton pracetak di Australia bahkan sudah mulai memproduksi prototipe beton geopolimer pracetak dalam bentuk bantalan rel kereta, pipa-pipa beton untuk saluran pembuangan air kotor, dan lain-lain. Hal yang memberikan perbedaan cukup penting antara beton geopolimer dengan beton polimer organik yang sudah lebih dulu diperkenalkan, terutama adalah biaya pembuatannya. Beton geopolimer bisa diproduksi dengan biaya yang setara dengan beton biasa, yang jauh lebih murah dibanding biaya untuk menghasilkan beton polimer organik.
Di dunia material konstruksi, hingga saat ini fokus penelitian-penelitian yang dilakukan terhadap beton geopolimer ini lebih ditekankan pada aplikasinya sebagai beton pracetak, mengingat ketelitian yang lebih tinggi masih diperlukan dalam proses pembuatannya. Di bidang lain, geopolimer juga sedang diteliti untuk keperluan pembuatan keramik dan bahan pemasung logam-logam berbahaya.
Penggunaan Beton
Beton telah umum digunakan untuk membuat perkerasan jalan, struktur bangunan, fondasi, jalan, jembatan penyeberangan, struktur parkiran, dasar untuk pagar/gerbang, semen dalam bata atau tembok blok, dsb.
Pengujian Sifat-Sifat Beton
1. Uji Kuat Tekan Beton
Maksud : menentukan kuat tekan (compressive strength) beton dengan benda uji berbentuk silinder yang dibuat dan dimatangkan (curing) di laboratorium maupun di lapangan.
Tujuan : memperoleh nilai kuat tekan dengan prosedur yang benar
Kuat tekan beton adalah besarnya beban per satuan luas, yang menyebabkan benda uji beton hancur bila dibebani dengan gaya tekan tertentu yang dihasilkan oleh mesin tekan.
2. Uji Slump
Maksud : menentukan slump beton (concrete slump)
Tujuan : idem
3. Uji Los Angeles
Maksud : menentukan ketahanan aus serta ketahanan pecah (keuletan) kerikil berhubungan dengan kekuatan beton yang akan dibuat.
Nilai yang diperoleh dari hasil pengujian berupa persentase berat antara bagian yang aus dan berat semula sebelum pengujian.
4. Uji Rudeloff
Maksud : menentukan ketahanan hancur kerikil yang berhubungan dengan kekerasan dan kekuatan kerikil.
Kekerasan kerikil berhubungan dengan kekuatan beton yang akan dibuat.
5. Uji Kuat Tarik Beton
Maksud : menentukan nilai kuat tarik beton guna keperluan perencanaan komponen struktur
Kuat tarik beton adalah tegangan tarik yang menyebabkan keruntuhan benda uji, dalam satuan MPa.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)




